Menu

HarGaNas Momen Membentuk Karakter

 


oleh : dr achmad budi k

Hari ini 29 Juni diperingati sebagai Hari Keluarga Nasional. Pada tahun 2024 ini, memilih tema ‘Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas’. Sebuah harapan atau momen untuk mengingat pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter generasi penerus negeri ini. 

Keluarga merupakan akar segala keberhasilan seseorang, dan sebagian besar karakter seseorang sejak dini dibangun dalam proses yang panjang dan banyak pengaruh dari keluarga.

Setiap keluarga mendambakan sebagai Keluarga yang Sakinah Mawaddah wa Rokhmah, dan semua itu sebagai basis keberhasilan serta kekuatan dan ketahanan bangsa yang tangguh. Asupan gizi yang baik merupakan dasar pertumbuhan fisik dan psikis yang baik pila, dan stunting akan terlawan, serta postur tubuh akan berkembang dan terbentuk menjadi ideal dan idaman keluarga atau siapapun.

Pola pengasuhan yang diberikan orang tua akan menentukan karakter anak selanjutnya. Kunci sukses fungsi keluarga harus dijalankan setiap anggota keluarga dalam membangun keluarga yang berketahanan. Orang tua harus bisa menjadi panutan bagi anaknya. Proses ini dapat dilakukan dalam bentuk pendidikan, pengasuhan, pembiasaan, dan keteladanan.

Kunci sukses fungsi utama keluarga adalah fungsi agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi pendidikan, ekonomi dan lingkungan.

Setiap keluarga inti sebaiknya memiliki kiat tertentu untuk sarana kumpul bersama sebagai wahana interaksi, saling diskusi, saling curhat atau sekedar ‘berkelakar’. Tidak harus formal dan cukup sekitar 15 – 30 menit, misal pada saat makan malam atau setelahnya.

Hal ini sangat penting karena ancaman untuk tidak berkumpul walau serumah di ‘era gadget’ ini semakin sulit terbendung. Oleh karena mereka sudah saling asyik sendiri dengan komunitas dunia mayanya.

Para orang tua harus melawan ‘generasi merunduk’ yang menggejala saat ini. Merunduk bukannya ‘semakin berisi akan semakin andap asor’ atau tidak congkak. Tetapi banyak generasi muda saat ini asyik merunduk dengan urusan individunya membelai HP kesayangannya yang terkadang tidak peduli dengan waktu dan tidak peduli pada lingkungan sekitar.

Kepedulian terhadap sekitar serta dirinya sendiri juga perlu dibina dengan serius. Tidak sedikit generasi muda kita kurang respon terhadap tetangga sekitar. Tetapi respon berlebihan terhadap kelompoknya yang terkadang menjadikan dirinya malah terjerumus dan terpuruk masa depannya.

Berbagai ancaman ada disekitar kita, namun kalau basis pembinaan keluarga sejak dini sudah kuat, tidak akan terseret ke dunia hitam.

Terciptanya keluarga sejahtera dan bahagia, mendukung terbentuknya masyarakat yang sehat, sehingga angka produktivitas akan meningkat. Keluarga berperan penting pada skala kecil dalam kehidupan berbangsa, yang tentunya berperan sebagai kehidupan berbangsa serta ketahanan bangsa.

Dengan momentum Hari Keluarga Nasional kita wujudkan individu yang berkarakter tangguh dan berpostur ideal serta kita perangi stunting dengan asupan gizi yang baik.

Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Cegah Sebaran Narkotika

 


oleh : drabudik

Hari ini 26 Juni 2024 diperingati sebagai Hari Anti Narkoba Internasional (HANI). Pada tahun ini Hari Anti Narkotika Internasional memilih tema 'The Evidence is clear : investasi in prevention' atau 'Buktinya jelas : berinvestasilah dalam pencegahan'. Dengan tema ini, jelas kita harus meningkatkan kesadaran bersama untuk memerangi penyebaran dan jaringan peredaran obat-obat terlarang di masyarakat luas.

Hari peringatan ini bukan sebuah perayaan, namun sebagai wujud keprihatinan sekaligus kepedulian terhadap ancaman bahaya Narkoba. Juga merupakan peringatan keras untuk menyadarkan warga sedunia untuk membangun solidaritas umat sedunia, mencegah dan memberantas penyalah gunaan dan peredaran gelap Narkoba.

Kita semua memahami, penyalah gunaan dan peredaran gelap Narkoba terbukti telah merusak masa depan bangsa di negara manapun. Merusak karakter manusia, merusak fisik dan kesehatan masyarakat. Dalam jangka panjang berpotensi besar mengganggu daya saing dan kemajuan suatu bangsa, dengan diskontinuitas generasi.

Oleh karena itu, besarnya dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh peredaran gelap Narkoba, digolongkan dalam kejahatan luar biasa (extraordinary crime) dan serius (serious crime). Terlebih lagi peredaran gelap Narkoba bersifat lintas negara (transnational) dan terorganisir (organized) sehingga menjadi ancaman nyata yang membutuhkan penanganan serius dan mendesak oleh yang berwenang.

Kedepan, pemerintah pusat dan daerah serta lintas sektoral dan seluruh komponen masyarakat, harus bekerja sama dalam mendesain program dan anggaran terpadu terkait pencegahan dan pemberantasan Narkoba dalam kerangka penanganan darurat Narkoba.

Kita harus menjaga generasi muda agar jauh dari urusan Narkoba. Diharapkan HANI tahun 2024 ini, akan lebih menggugah kepedulian seluruh warga masyarakat mewaspadai Narkoba yang semakin mengancam kehidupan disemua lini.

Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Bidan, 2 Nyawa Ditangannya

 


oleh : dr achmad budi k

Hari Bidan Nasional diperingati setiap tanggal 24 Juni. Ditangan nakes inilah warna kehidupan generasi mendatang akan ‘ditentukan’. Jika pada awal kehidupan di dunia ini lancar, maka basic kesehatan menjadi baik dan proses kehidupan selanjutnya bisa terjamin. Dua nyawa sekaligus ditangannya, nyawa ibu dan bayi menjadi tanggung jawabnya.

Bidan adalah salah satu tenaga kesehatan vital yang selalu berhubungan dengan ibu, memiliki peran cukup menantang dan berat. Kita tidak boleh hanya melihat kiprah mereka yang diperkotaan. Justru mereka yang tersebar dipelosok desa, apalagi di daerah sulit atau terpencil terkadang sering terlewatkan.

Padahal mereka berjuang di garda paling depan untuk kelangsungan ibu mulai kehamilan, melahirkan dan pasca melahirkan serta bayi yang dilahirkan. Selain itu, bidan juga harus berjuang untuk dirinya sendiri dan keluarganya. Suatu perjuangan resiko pekerjaan yang cukup berat dan menantang.

Tidak sekedar menolong persalinan, tanggung jawabnya pun sungguh berat. Melawan meroketnya angka kematian ibu serta bayi, walau sebenarnya tidak dilakukan oleh bidan sendiri. Tetapi sering kali karena kurang tersedianya tenaga kesehatan yang lain, mengharuskan bidan seakan berjuang tanpa pendamping. Padahal angka kehamilan ibu pada akhir-akhir ini sulit bisa ditekan.

Disamping itu, tidak sedikit program ikutan yang seakan satu paket, harus dilakukan. Imunisasi dasar pada Balita, melekat erat pada tugas bidan.

Termasuk ProgNas (Program Nasional) yang terkait Stunting, seakan juga dibebankan pada bidan.

Itulah perjuangan berat bidan diseluruh negeri ini terutama mereka yang berada di daerah pelosok apalagi di tempat yang sulit terjangkau. Faktor geografi merupakan kendala utama, karena faktor ketenagaan sudah tercukupi ketersediaannya, walau belum diimbangi dengan rekrutmen serta distribusi yang merata penempatannya.

Dengan adanya Hari Bidan Nasional 24 Juni diharapkan tergugahnya semua stake holder yang terkait, untuk mewujudkan harapan peran bidan sebagai salah satu penekan AKI dan AKB, yang seharusnya bisa kita raih bersama.

Serta secara sinergi, perangai bersama program yang terkait Stunting, dengan cara meningkatkan kesehatan seluruh lapisan masyarakat. 

Selamat berjuang dengan penuh tantangan para bidanku.

Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Mengenali Diri

 


Oleh : BundaSriMin


Mengenali diri artinya memahami apa potensi yg dimiliki sekaligus kekurangan nya, karena tidak lah ada manusia yg sempurna, dan diharapkan mampu mengembangkan, membangun kekuatan dan mencintai 


Memahami potensi bisa menumbuhkan kemauan dan kekuatan untuk menyelesaikan problematika kehidupan sekaligus ladang ibadah pada Nya


Mencintai diri akan menempatkan posisi pada tempat yg tepat, misalkan saat fisik lelah maka beristirahatlah, saat suasana hati galau, mendekat pada sang Maha cinta, agar kesehatan dan kebahagiaan terjaga, karena mencintai diri sama artinya mencintai sang pencipta 


Mengenali diri dapat diartikan juga memiliki kecerdasan dalam bersikap, berujar, bersabar, atau pun memaksimalkan ikhtiar (ambang batas kemampuan diri) yg di padukan dg keyakinan pada ketentuan Nya


Mengenali diri akan membawa pada kebahagiaan yg sebenarnya, karena tidak memaksakan kehendak tapi memahami apa yg menjadi solusi


Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, aamiin 

Semoga bermanfaat 

Semoga kita selalu sehat 


Purwosari, 23 Juni 2024

SriMinarti10Bjn

Cara Hindari Fitnah DuMay

 


Hari ini 10 Juni, dicatat dan diagendakan sebagai Hari Media Sosial Nasional. Gagasan ‘unik’ ini dicetuskan sejak tahun 2015. 

Peringatan ini muncul karena melihat realita penggunaan media sosial di negeri yang serba majemuk ini. Begitu juga perilaku warga net atau nitizen yang tidak jarang diluar batas kewajaran, sehingga dirasakan perlunya edukasi bermedsos agar lebih bijak.

Di pasaran atau retail khusus, banyak tersedia sarana medsos, mulai perangkat keras yang bisa didapatkan dari ratusan ribu saja sampai yang puluhan juta. Hal ini bisa juga sebagai simbol level sosial seseorang.

Sedangkan di DuMay, ribuan perangkat lunak atau aplikasi tersedia dan dengan mudah di download oleh siapapun, termasuk anak di bawah umur yang mestinya belum layak mengoperasikan gadget. Hal ini juga penuh dampak, yang karena ketidak tahuannya. Akibatnya beberapa kasus bisa mengarah pada kriminal.

Banyak anggapan di masyarakat luas bahwa sesuatu yang viral di medsos adalah sebuah kesuksesan. Sehingga sering terjadi, unggahan yang bertebaran di dunia maya penuh dengan hal yang mestinya tabu atau kurang pantas, bahkan tidak beretika. Yang penting bisa viral.

Di era revolusi industri 4.0 dan era society 5.0, ilmu komunikasi masih sedikit sekali dipahami masyarakat luas pengguna medsos. Sehingga sangat banyak materi medsos yang bertebaran di dunia maya tergolong hoax. Hal ini bisa berdampak menjadi resiko besar terhadap individu maupun golongan atau masyarakat luas. Berakibat terjadinya fitnah, keresahan, perselisihan, perpecahan, kerugian materi dan lainnya.

Dengan adanya HMSN ini, diharapkan semua pelaku medsos yang beragam usia, karakter dan beragam semuanya, lebih bisa mawas diri agar tidak terjadi hal yang tidak diharapkan. Gunakan medsos seperlunya dan sewajarnya serta tidak berlebihan.

Selain akhlaq, karakter dasar dan budi pekerti yang baik, dalam era ini dan dalam bermedsos sangat berperan dan diperlukan. Kita harus lebih memahami dan menguasai 3K, Kreatif Kritis Komunikasi.

Semoga kita selalu sehat (Abk)

Potensi Ekonomi Laut

 


oleh : drabudik

Hari ini 8 Juni 2024 ditetapkan sebagai Hari Laut Dunia atau World Oceans Day (WOD). Dan pada tahun ini memilih tema ‘Laut Sehat Manusia Berdaya’.

Dunia yang kita pijaki ini, sebagian besar terdiri dari lautan, dan lautan lebih luas 2,5 kali lipat dari daratan. Hal ini menurut sebuah sumber, ternyata sudah tersirat dalam Al Qur’an yang menyebut lautan sebanyak 32 kali, sedangkan daratan disebut dalam 13 kali saja. Bilangan itu mengisyaratkan perbandingan luasan darat dan lautan, yang ternyata menurut para pakar ilmu pengetahuan akhirnya bisa dibuktikan bahwa luas lautan di bumi ini 71,11% dan daratan hanya 28,89%, SubkhanaAllah.

Kehidupan laut memang merupakan salah satu bagian kehidupan bangsa kita tercinta ini. Sejak ribuan tahun lalu, bangsa kita sudah dikenal sebagai bangsa maritim. Banyak kehidupan yang dilakukan dengan melintas maritim. Bahkan saat kejayaan kerajaan Sriwijaya, Mojopahit dan Singosari sebagian wilayah kerajaan itu merupakan lautan. Dan kekuatan pasukan maritim pada saat itu sangat bisa diandalkan.

Sampai saat inipun rakyat kita di sepanjang pesisir telah menggantungkan kehidupannya pada sumber daya laut. Di era ini laut juga berpotensi ekonomi yang cukup tinggi dari kacamata bisnis pariwisata.

Di dalam laut, tersedia sumber pangan penting yang dibutuhkan manusia seperti protein, energi dan mineral serta berbagai biota laut merupakan produk yang bermanfaat bagi masyarakat dunia. Dan lautan juga penghasil oksigen kita, berperan mempengaruhi kondisi cuaca dan arus energi alami serta nutrisi di seluruh dunia.

Lautan juga bernilai ekonomis karena sebagai penyedia sarana transportasi bagi sebagian penghuni bumi ini. Tanpa adanya lautan yang luas, kehidupan di Bumi akan timpang dan diragukan kelestariannya.

Laut harus kita kelola dengan baik, tidak boleh kita perlakukan sebagai tempat pembuangan limbah, agar ekosistem laut tetap terjaga. Karena terkadang tanpa sengaja atau dengan sengaja, ulah sebagian warga pesisir bisa berdampak merusak ekosistem laut.

Oleh karena itu kita berkewajiban menjaga kelestariannya, menjaga ekosistem kehidupan laut, mencegah kerusakan yang dilakukan karena kepentingan sesaat. Laut yang sehat memiliki ekosistem yang beragam dan habitat yang bisa mendukung kehidupan laut, sehingga kehidupan seluruh biota laut tidak terancam. 

Menjaga kepunahan salah satu penghuninya, sebagai contoh adalah mangrove, terumbu karang dan penghuni sekitarnya, yang akhir akhir ini sangat terancam kepunahannya. Kita perlu menjaga lautan karena tanpa nya tak akan ada kehidupan di Bumi.

Inilah makna Hari Laut Dunia, agar kita menjaganya, dengan harapan ekosistem laut akan berfungsi dengan baik. Sehingga tidak akan mengganggu kehidupan dan kesehatan umat manusia penghuni dunia. Laut juga tempat kehidupan dan mencari kehidupan negeri ini sejak ribuan tahun yang lalu. Oleh karena itu, kedaulatan laut harus kita kawal dengan baik dan ketat, pantang dibobol siapapun dari negara lain.

Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Cara Detoks Sampah Pikiran

 


Oleh : DeNing K


Ada sebuah kisah tentang dua pengembara yang berkelana dari satu tempat ke tempat yang lain. Satu pengembara, selalu riang gembira dan santai. Satunya lagi selalu sedih dan mengeluh.


Yang sering di keluhkan adalah beban yang ada di pundaknya. Karena dari tahun ke tahun, barang yang dibawa oleh si pengembara kedua itu makin lama makin banyak. Dan, ia tidak pernah mau melepaskan semua beban-beban yang dibawanya, malahan dari setiap tempat yang dikunjungi ia justru menambahkan beban. Akibatnya dari waktu ke waktu hidupnya berjalan dengan amat sangat kelelahan. 


Sementara itu, pengembara yang pertama hidupnya begitu ringan. Pasalnya sederhana, di setiap waktu ia memilah-milah bebannya dan berusaha untuk membuang beban yang sudah tidak dibutuhkannya lagi.


Begitu pula yang terjadi dengan hidup kita. Bertahun-tahun lamanya, kita membiarkan begitu banyak sampah yang ada di pikiran, beban dan masalah dari masa lalu berupa emosi menyakitkan, kebencian, kemarahan, dendam, dengki, iri.


Belum lagi informasi-informasi salah yang mungkin tanpa kita sadari, tidak kita cek-ricek dan terus tertanam di benak kita. Akibatnya, hidup kita capek dan berat karena beban itu. Agar mental kita sehat  sama seperti tubuh, jiwa dan pikiran secara berkala perlu dibersihkan. 

Dengan kata lain, kita perlu melakukan detoks mental.

Detoks mental intinya adalah membatasi pikiran yang negatif dengan mengganti menjadi pikiran yang positif agar hidup kita menjadi lebih tenang. Karena dari tahun ke tahun kita menyimpan banyak sekali sampah. 


Pertama-tama adalah sampah dari masa lalu kita. Contohnya adalah kejadian yang terjadi di masa lalu, tapi masih kita bawa dan kita simpan dalam pikiran. Mungkin dulu kita pernah berbuat kesalahan atau mengalami kegagalan yang memunculkan rasa bersalah, malu, sedih. Sayangnya pengalaman pahit itu terus menerus ada dalam pikiran kita hingga sekarang.


Kedua bisa berupa sampah yang berisi kata-kata atau ucapan orang lain yang pernah kita terima yang sulit kita maafkan hingga sekarang. Celakanya, di kepala kita terus memutar kejadian dan peristiwa hingga detail-detailnya. Akibatnya, kita terus menyimpan kebencian dan kemarahan kepada orang tersebut.


Menurut Jack Canfield, penulis buku Chicken Soup for Soul yang terkenal, rata-rata sehari seseorang bisa menerima hingga 460 kata negatif. Kalau ini benar, bayangkan betapa banyaknya kata negatif yang kita terima dalam kehidupan kita selama ini. Tidak mengherankan kalau pikiran kita lantas dipenuhi dengan sampah.


Sampah lainnya bisa berupa berita-berita atau informasi yang kita tidak tahu kebenarannya, namun terus-menerus menciptakan perasaan jengkel, marah bahkan benci. Dengan kata lain, kita masih terus menyimpan dalam pikiran kita, sampah-sampah informasi yang tidak kita cek kebenarannya itu. Tapi ujung-ujungnya, kita percaya dengan informasi ‘sampah’ itu dan terus menyakininya. Akibatnya, justru yang muncul adalah perasaan marah, benci dan dendam yang tak berkesudahan. 


Detoks mental mencakup beberapa hal penting

1. Komitlah dalam hitungan hari, minggu, hingga bulan untuk membatasi dari pikiran-pikiran negatif yang bisa semakin merusak bahkan memperburuk hidupmu. 

2. Tatkala Anda mulai merasakan ataupun mulai memikirkan hal-hal yang negatif, katakanlah ‘stop’ pada dirimu. Alihkan dengan mengatakan kalimat2 positif untuk mengalihkan pikiran-pikiran negatif yang muncul.

3. Memasukkan lebih banyak lagi hal-hal yang positif ke dalam hati dan pikiran dengan tujuan agar mampu merubah pikiran2 negatif. Bisa juga dibantu dengan membaca bacaan yang positif, memperdalam ilmu agama, bermeditasi, serta belajar untuk melepaskan, memaafkan serta mengikhlaskannya. Yang akhirnya kita bisa memperoleh ketenangan .

4. Jika kita ingin menghilangkan pikiran negatif yang ada dalam diri kita cobalah memilahnya dan membuang ke tempat sampah.

Gantilah dengan informasi yang baik dan mengikhlaskan pikiran-pikiran yang negatif itu segera berlalu dari hidup kita. Dan kita akan lebih bahagia.


Semoga kita selalu sehat.


Sumber : Entrepeneur bisnis,com

Susu Nutrisi Pertumbuhan Tulang

 


Oleh : dr achmad budi k

Kemarin tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Susu Nusantara, sekaligus sebagai Hari Susu Dunia (World Milk Day). Dan pada tahun 2024 ini memilih tema ‘Let’s Celebrate Nutritious and Sustainable Dairy’ atau 'Mari kita rayakan produk susu yang bergizi dan berkelanjutan'.

Susu merupakan penyempurna makanan sehat, yang terangkai dalam 4 sehat 5 sempurna. Minuman sehat yang bergizi ini, dibutuhkan oleh seluruh manusia dari semua kalangan usia dalam kondisi sehat, apalagi sakit, kecuali yang alergi terhadap unsur kandungan nutrisinya.

Susu banyak dicari oleh siapapun, karena asupan makanan dan minuman yang bergizi tinggi sangat diperlukan untuk memperkuat daya tahan tubuh. Mengingat banyaknya manfaat yang diperoleh melalui susu, maka setiap negara menyediakan susu beserta produk terkait susu.

Susu sangat dibutuhkan oleh bayi, bahkan susu merupakan makanan pokok bagi bayi. Setiap bayi yang baru lahir sampai minimal usia 2 tahun, seharusnya tidak boleh terlepas dari susu. Dan sebaik baik susu yang diberikan adalah susu ibu kandung yang diberikan selama 2 tahun. Hal ini juga sesuai dengan firman Allah SwT dalam QS Al Baqarah 2:233 yang artinya : ‘Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf . . . . .’.

Namun di era instan ini, banyak para ibu muda atau karier hanya menyusui sebatas waktu cuti melahirkan habis. Malah ada yang berpandangan tidak melakukan menyusui karena akan ‘merusak’ bentuk payudara, sehingga sang bayi sama sekali tidak pernah mencicipi susu ibu.

Susu adalah cairan bergizi berwarna putih yang dihasilkan oleh kelenjar susu golongan mamalia, salah satunya manusia. Susu adalah sumber gizi utama bagi bayi sebelum mereka dapat mencerna makanan padat. Susu binatang (biasanya sapi) juga diolah menjadi berbagai produk seperti mentega, yogurt, es krim, keju, susu kental manis, susu bubuk dan lain lainnya untuk konsumsi manusia.

Dewasa ini, susu memiliki banyak fungsi dan manfaat. Untuk umur produktif, susu membantu pertumbuhan mereka. Sementara itu, untuk orang lanjut usia, susu membantu menopang tulang agar menghindari keropos. Susu secara alami mengandung nutrisi penting, bermacam-macam vitamin, protein, kalsium, magnesium, fosfor, dan zinc. 

Pendapat lain menambahkan bahwa susu mengandung mineral dan lemak. Oleh karena itu, begitu banyak fungsi untuk semua tingkat usia, setiap orang dianjurkan minum susu. Sekarang banyak susu yang dikemas dalam bentuk yang unik. Hal ini bertujuan agar orang tertarik untuk membeli dan minum susu. Ada juga susu yang berbentuk fermentasi. Dengan demikian, mestinya susu juga sebagai salah satu nutrisi pelawan stunting, yang juga diperangi oleh pemerintah.

Bahkan susu juga banyak dikemas untuk segmen tertentu, umur tertentu pula, bahkan dengan rasa dan komposisi atau formula khusus, sehingga kita bisa memilih unsur apa yang sangat kita butuhkan, misal yang dominan dengan kalsium, omega 3 dan banyak ragam lainnya. Hal demikian juga ada nilai positifnya, karena tersedia susu sebagai kemasan snek atau ‘makanan ringan’ yang jelas mengandung protein yang diperlukan untuk masa pertumbuhan dari pada snek yang tidak jelas unsur gizinya. Begitu juga banyak makanan ringan yang mengandung unsur susu sehingga kebutuhan protein cukup bisa terpenuhi.

Peringatan Hari Susu Nusantara ini memberi semangat pada kita semua agar lebih memperhatikan kebutuhan susu, untuk semua usia dengan formula sesuai usia pula. Terutama pada anak balita dan masa pertumbuhan agar ‘tercetak’ sumber daya manusia yang sehat sesuai harapan bangsa dan negara tercinta ini.

Semoga kita selalu sehat. (Abk)