Menu

Upgrade Ulang Bawah Sadar

 


0leh : DeNing K


Pikiran bawah sadar adalah bagian tak terlihat dari pikiran yang memiliki pengaruh kuat terhadap tindakan, keputusan, dan emosi kita. Pikiran bawah sadar dapat membentuk keyakinan, pola pikir, dan kebiasaan kita. 

Ketika pikiran bawah sadar menerima suatu ide, maka ia akan otomatis menjalankannya.

Pikiran bawah sadar bekerja bukan hanya untuk hal-hal yang positif, akan tetapi juga untuk hal-hal negatif.


Manfaat pemrograman ulang bawah sadar adalah kita dapat mengubah keyakinan dan kebiasaan yang sudah terinstal lama pada pikiran bawah sadar agar selaras dengan kehidupan yang kita inginkan.

Seringkali yang menjadi penghalang, adalah adanya program dan keyakinan yang tanpa kita sadari telah lama tertanam pada pikiran kita.

Sesuai namanya, upgrade adalah pemindahan ke level yang positif. Jadi kalau kita melakukan upgrade program pikiran bawah sadar maka programnya diharapkan bisa naik level lebih baik dan bukan justru turun.


Sudah menjadi keharusan sebelum memulai upgrade kita harus masuk ke dalam pikiran sadar untuk move in, yaitu memikirkan diri sendiri untuk memilih program yang terbaik buat dirinya sendiri.

Pastinya ini penting dan wajib, karena kita harus sadar dahulu apa yang akan kita upgrade, dengan kata lain mencari jawaban dari apa yang akan kita perbaiki?

Tentu jawabannya bisa sangat beragam, bagi sebagian kita ada yang ingin memperbaiki hubungannya, keuangannya, cara pandangnya, kesehatannya, kesuksesannya, spiritualitasnya.

Apapun itu semuanya sah-sah saja.

Ingat yang diupgrade satu progam dulu, jangan memasukkan terlalu banyak program sekaligus. Karena itu tidak sesuai dengan sistem operasi otak kita.

Otak sangat pintar dalam pekerjaan multitasking. Tetapi, otak manusia selalu menseleksi hal yang paling anda anggap penting dahulu.


Berikut ini lima hal yang bisa dilakukan untuk memprogram kembali pikiran bawah sadar kita. 


1. Menuliskan Rencana dan Keinginan

Ambil kertas atau buku, mulailah menuliskan keinginan kita secara bebas dan detail. Apapun yang ingin kita tuliskan mulai dari jalan hidup dan kebiasaan baru, masa depan yang kita inginkan, pekerjaan yang kita inginkan, rumah, kendaraan atau mobil tertentu yang kita inginkan. Pastikan bahwa detailnya jelas dan jernih di pikiran kita. Pikirkan dan rasakan sesuai apa yang kita tulis di kertas.



2. Buatlah kata kata afirmasi positif bisa didapat dari yang sudah ada atau bisa kita buat sendiri. Seperti "Saya layak mendapatkan kesuksesan dan keberuntungan", "Uang mudah saya dapatkan", "Saya selalu sehat, bugar dan awet muda", "Saya tangguh menghadapi segala tantangan" dan sebagainya.

Jangan pernah menyepelekan kekuatan kata-kata. Sebuah pepatah mengatakan bahwa kalimat atau kata-kata yang kita yakini dan ucapkan terus-menerus akan berubah menjadi doa. Hal tersebut benar adanya dikarenakan setiap kalimat yang sering kita ucapkan maupun yang hanya kita pikirkan akan direkam oleh alam bawah sadar kita.


.

3. Visualisasi adalah tindakan untuk menciptakan tentang gambaran dan tujuan yang ingin diwujudkan dengan membayangkan bagaimana suatu peristiwa tertentu akan terlihat.

Tehnik visualisasi merupakan salah satu hal yang paling penting untuk mengaktifkan alam bawah sadar manusia. Begitu kita telah memiliki gambaran yang jelas dalam pikiran kita tentang apa yang diinginkan, kebiasaan dan keyakinan apa yang ingin dirubah maka kita akan dapat memulai menerapkan dan menciptakannya. Kita dapat menggunakan foto, gambar, video yang mewakili keinginan yang ingin kita visualisasikan. Bisa juga kita tambahkan audio, seperti brain wave atau lagu-lagu dengan lirik yang memotivasi dan memberikan memori akan suatu keadaan yang kita inginkan. 


4. Hentikan kegiatan apapun yang  bertentangan dengan keinginan baru kita.

Dengan kesadaran dan kekuatan niat segera ambil pilihan dan keputusan mulai sekarang untuk memilih kebiasaan yang sesuai dengan tujuan baru kita. Misalkan jika kita ingin menghilangkan kebiasaan membuka handphone saat bangun tidur maka sebelum tidur lebih baik matikan handphone dan letakkan jauh dari tempat tidur kita.


5. Memilih Waktu yang Tepat

Waktu yang tepat untuk visualisasi dan afirmasi adalah saat diri kita tengah berada dalam fase setengah bangun (half awake) pada pagi hari dan setengah mengantuk,karena otak  kita dalam keadaan alpha Disinilah merupakan waktu yang paling tepat untuk memprogram ulang pikiran bawah sadar karena lebih mudah dalam menyerap sugesti yang diberikan.


Itulah beberapa cara jitu untuk mereposisi alam bawah sadar, terutama yang selalu menghantui kita. Apalagi kalau gangguan itu bisa kita minimalkan, hambatan dari intern diri kita akan berubah menjadi semangat yang kuat.

Semoga kita selalu sehat 

Sumber : studiilmu.com

Teringat

 


Oleh : BundaSriMin *)


Bersyukur hari ini diberi kesempatan untuk menghadiri ujian terbuka program doktor teman, yg sekarang menjadi pengawas PAIS di Kabupaten Tuban, jadi teringat sewaktu menempuh program S3 tahun 2010 di kota yg sama, hanya beda  perguruan tinggi. 


Teringat sewaktu menempuh S3, ketika ada ujian terbuka kakak tingkat di lantai 3, sy usahakan ikut masuk di ruang ujian, kadang ijin dosen, pernah juga tidak cukup keluar dari ruang diskusi, di mulai dari semester 1, dari ujian terbuka banyak pelajaran dan ilmu yg dapat diperoleh, diantaranya tentang paradigma ilmuwan, konsep, teori, metodelogi penelitian dan temuan² hasil penelitian yg terbaru.


Saat itu belum ada perintah atau anjuran bagi mhs S3, sebelum ujian disertasi harus sdh pernah menghadiri 3 kali ujian terbuka, memang benar, dari melihat dapat merasakan bahwa menulis laporan penelitian itu perlu pengalaman dan banyak belajar serta membaca, inspirasi membangun kepantasan diri menyandang gelar doktor juga akan tumbuh


Teringat pesan guru, ketika sudah menyandang gelar doktor ataupun mendapatkan anugerah jabatan akademik tertinggi profesor, jangan pernah berhenti dalam belajar dan membaca, karena ilmu pengetahuan itu berkembang dg cepat, bila kita tidak ingin menjadi orang yg ketinggalan, artinya ilmu yg di sampaikan merupakan hasil penelitian 


Teringat bahwa dg mengikuti ujian terbuka, bisa juga mengantarkan kita menyegerakan menyelesaikan studi program doktor tepat waktu dan mendapatkan predikat cumlaude, awali dg niatan suci bahwa menuntut ilmu bagian dari ibadah sepanjang hayat, dan melakukan yg terbaik guna memberi kemanfaatan, yakinlah pasti bisa, jangan lupa selalu bermohon pada-Nya


Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, aamiin 

Semoga bermanfaat 

Semoga kita selalu sehat 


Malang, 29 Agustus 2024

SriMinarti10Bjn


*) DR Sri Minarti (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)

Mengelola Perasaan

 


Oleh : BundaSriMin 


Perasaan adalah suatu fungsi jiwa yang dapat mempertimbangkan dan mengukur sesuatu menurut rasa senang dan tidak senang (Hukstra). Perasaan juga merupakan keadaan dalam kesadaran manusia yang dipengaruhi oleh pengetahuannya dinilai sebagai keadaan positif dan negatif.


Perasaan manusia cenderung berubah ubah dalam waktu yang cepat, sebentar sedih tdk terlalu lama senang, tumbuh perasaan suka, lalu menjadi benci, karenanya perlu dikelola perasaan biar stabil ke arah positif dan senang serta bahagia.


Sebagai ilustrasi: seorang dapat merasakan cukup atas nikmat yg terima misalkan kesehatan, pasangan, pekerjaan, jabatan, dan lainnya, sehingga mampu menjalankan aktivitas dg baik, bekerja ataupun belajar, ibadah dan kesalehan sosial, hidupnya menjadi nyaman, tentu tidak mudah menumbuhkan rasa syukur seperti itu, tapi semuanya bisa jalani oleh manusia yg mampu mengelola perasaan dg baik,


Bagaimana cara mengelola perasaan, di awali dg belajar, perbanyak membaca ayat-ayat yg tersurat maupun tersirat, untuk mendapatkan pengetahuan, ilmu dan pengalaman, karena itu yg akan berpengaruh pada kondisi perasaan 


Sungguh Islam agama yg memerintahkan pada manusia untuk membaca, belajar, berpengetahuan serta berilmu, dg begitu akan menjadi sehat dan kuat jiwa raga, sehingga mampu memberikan banyak kemanfaatan kebaikan pada yg lainnya


Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, aamiin 

semoga bermanfaat, 

Semoga kita selalu sehat 


Bojonegoro, 26 Agustus 2024

SriMinarti10Bjn

Pas

 


Oleh : BundaSriMin 


Kata pas bisa disamakan dg tepat cocok atau sesuai. Belajar dari orang-orang hebat dalam menyampaikan gagasan atau orasi sungguh sangat pas dg situasi dan kondisi atau realitas yang terjadi, tidak ada kesan merendahkan ataupun menggurui yg lainnya, audien yg mendengar dapat merasakan aura motivasi dan kebahagiaan 


Orang-orang pintar, pesan yg disampaikan terkesan ringan tapi mengena di hati, mudah dicerna dan dimengerti karena memakai bahasa sederhana, itulah makna cerdas yg sebenarnya


Dalam menyampaikan isi dan pesan menggunakan metode ataupun narasi yg tepat, itulah yg disebut orang berilmu lagi bijaksana


Perlu belajar agar mampu menyampaikan pesan dg bahasa, tutur kata, gerakan ataupun mimik yg santun dan bijaksana, sebagaimana Islam mengajarkan tentang akhsan dan hikmah serta hasanah.


Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, aamiin 

Semoga bermanfaat 

Semoga kita selalu sehat 


Bojonegoro, 22 Agustus 2024.

SriMinarti10Bjn

Nilai Nilai Kebaikan

 


Oleh : BundaSriMin 


Perbedaan negara maju dan yg baru berkembang terletak pada perilaku masyarakatnya, Negara maju warganya sdh mampu menjadikan nilai-nilai kebaikan sebagai budaya dan gaya hidup, masing-masing sudah memahami perbuatan dan akibatnya.


Agar nilai-nilai kebaikan menjadi gaya hidup manusia, perlu dibangun kesadaran, memiliki ilmu pengetahuan dan adanya keteladanan dari lingkungan.

Bagaimana cara membangun kesadaran dalam menjalankan nilai-nilai kebaikan, mesti di mulai dari individu yang memiliki pemahaman ilmu pengetahuan bahwa perbuatan baik akan menghasilkan kebaikan pula, begitupun sebaliknya, apakah ada manusia yg melihat ataupun tdk, tapi memiliki keyakinan bahwa malaikat selalu mencatat, atau istilah orang Jawa Gusti Allah gak pernah sare. 


Kisah seorang profesor dari PTKIN di Jawa Tengah, sebagai dosen beliau berusaha mengerjakan tugas sebaik mungkin, dalam bidang pendidikan penelitian dan pengabdian, tanpa berfikir dapat imbalan nya berapa, bahkan sering lembur untuk mengerjakan akreditasi walau tanpa ada uang tambahan, ternyata Allah mentakdirkan dg diterimanya SK lompat jabatan dari LK 400 ke GB 850, dalam waktu kurang dari sepuluh tahun, di luar logika beliau.


Narasi di atas sebagai pelajaran bahwa kebaikan akan berbuah kebaikan, karenanya memulai menjalankan nilai-nilai kebaikan dari diri sendiri akan bisa menjadikan teladan kebaikan bagi yg lainnya, agar lingkungan di mana kita tinggal menjadi maju, di hiasi dengan tumbuh dan berkembangnya nilai nilai kebaikan dalam kehidupan 


Nilai² kebersihan, kejujuran, gotong royong, tolong menolong, dan saling memuliakan perlu ditumbuhkan lagi, era di mana nilai-nilai kebaikan hampir punah 


Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, aamiin 

Semoga bermanfaat 

Semoga kita selalu sehat 


Bojonegoro, 19 Agustus 2024

SriMinarti10Bjn

Pendidikan yang Memerdekakan

 


Oleh : BundaSriMin *)


Tulisan ini terinspirasi dari cerita seorang perawat rumah sakit swasta di Jawa Tengah, tentang dokter nya yg ganteng juga baik (sang perawat sebagai asisten), setiap perjumpaan dg sang dokter ia merasa tambah ilmu, di hargai, dan di manusia kan.


Sang perawat mengisahkan bahwa asal usul pendidikan Sang dokter tersebut alumni PTN kelas Internasional, jadi ia berkesempatan belajar specialis penyakit dalam di luar Negeri, lanjut cerita nya, Ia dokter yg berbeda dg dokter dokter lainnya, selain ramah pada siapa saja juga tidak pelit dg ilmu yg dimiliki, apabila ada pertanyaan dari pasien atau yg lainnya langsung diberikan penjelasan panjang lebar sampai jelas, tidak ada kekhawatiran bahwa ilmu nya akan di sadap ataupun di kuasai orang lain yg akan mengancam berkurang nya pasien. 


Menganalisis profil sang dokter yg baik,  tdk lepas dari proses pendidikan yang baik pula ketika dalam keluarga, sekolah dan perguruan tinggi, dg indikator memiliki kompetensi pada aspek kognitif (pengetahuan) afektif (sikap) dan psikomotorik (keterampilan). 


Untuk menghasilkan lulusan pendidikan yg berkompeten di bidangnya perlu menjawab pertanyaan apa, siapa, dan bagaimana serta mengapa. 


Apa yg menjadi tujuan pendidikan  mulai dari jenjang paling bawah sampai S3, yg pada intinya adalah menjadikan manusia itu manusia, atau lebih di kenal dg istilah humanis (memanusiakan manusia), berakal, berakhlak dan bersosial, sehingga terlihat dalam sikap yg humanis pula.


Siapa yg menjalankan pendidikan, yaitu orang dewasa yg membawa orang belum dewasa pada kedewasaan, di dasari keilmuan, akhlak dan metode atau strategi pembelajaran yg disesuaikan dg kebutuhan serta masa nya, atau istilah nya memerdekakan tidak membelenggu (jadi ingat hasil penelitian Golemon, bahwa pendidik penyumbang 40 % kebodohan peserta didik nya), bisa jadi disebabkan oleh pendekatan yang kurang tepat, hal itu tidak seharusnya terjadi di masa kini


Bagaimana proses pendidikan agar menghasilkan lulusan yang berkualitas, didiklah hati nya sebagaimana hadist Rasulullah Saw, "Bahwa dalam diri manusia ada segumpal darah, apabila ia baik, maka secara keseluruhan diri manusia akan menjadi baik pula, ia adalah hati", hati pada hakikatnya bersih dan suci yg nyambung dg bisikan dari sang pencipta, maka pendidikan hati akan menghasilkan manusia yg berkepribadian dan berjiwa mulia (Bagaimana konsep pendidikan hati, insyaallah akan dibagikan gratis saat pengukuhan).


Mengapa untuk menjadi manusia yg memiliki harkat dan martabat sebagai manusia harus dengan pendidikan yg Memerdekakan, jawabnya tentu kembali pada definisi pendidikan adalah kebaikan, kemuliaan, dan kebahagiaan, pengembangan sesuai potensi bakat sebagaimana fungsi dan peran manusia diciptakan di muka bumi.


Catatan penting untuk kita semua sebagai pendidik pertama utama (orang tua) dan guru, menjalankan kehidupan dg ilmu merupakan keniscayaan, karenanya harus selalu belajar memperbaiki diri, cara berfikir ataupun bersikap, agar menghasilkan produk pendidikan yg berkualitas dari aspek jasmani Ruhani dan jiwanya, dari individu para pendidik lah dan dg sinergitas kualitas pendidikan di Indonesia akan bisa disejajarkan dg pendidikan di negara lainnya, dapat menghasilkan profil lulusan pendidikan seperti pak dokter yg ganteng dan baik hati.


Semoga kita selalu sehat


Bojonegoro, 17 Agustus 2024.

*) DR Sri Minarti (Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro)

Bijaksana

 


Oleh : BundaSriMin 


Para ilmuwan mengatakan bahwa bijaksana memiliki level lebih tinggi dari pada cerdas, artinya satu kecerdasan saja belum cukup untuk menghasilkan sikap bijaksana 


Bijaksana dalam bertutur kata atau berbicara dihasilkan oleh orang yg memiliki kecerdasan literasi sekaligus emosi, karena sebelum berucap dia akan memikirkan pada intonasi ucapan maupun isi perkataan, untuk menyesuaikan dg siapa akan di sampaikan sehingga nyaman nyambung dan kemungkinan akan mendapatkan titik temu


Bijaksana dalam menempatkan diri, dia harus duduk di mana atau berdiri saja, ada siapa saja, agar keberadaan nya tdk mengganggu orang lain, orang yg memiliki kecerdasan spiritual sekaligus akhlak yang baik, keberadaan akan di nanti oleh banyak orang 


Lebih baik diam apabila pengetahuan kita belum cukup untuk menyampaikan, mempersilahkan orang lain yg lebih mampu untuk menyampaikan gagasan, merupakan ciri pola pikir bijaksana 


Sikap bijaksana bisa dilatih dg pembiasan dan kesadaran 


Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, aamiin 

Semoga bermanfaat 

Semoga kita selalu sehat 


Purwosari, 15 Agustus 2024

SriMinarti10Bjn

Terharu

 


Oleh : BundaSriMin 


Dalam suatu kisah, dua orang sahabat (memiliki talenta sama) bersepakat mengikuti kegiatan perlombaan, mereka saling mendukung dan berikhtiar belajar bersama, dengan harapan sama² terkabul. Waktu pengumuman nya tidak berbarengan melainkan bertahap, di tahap pertama sebut saja Sahabat A sudah dinyatakan lulus, dan sahabat B masih menunggu pengumuman tahap 2, apa yg diucapkan oleh sahabat A yg sudah lolos lebih dulu membuat terharu, "Aku lebih membutuhkan daripada kamu, dan Allah maha tahu itu"


Narasi di atas sangat indah untuk melatih jiwa menjadi ridlo atas apa yang menjadi ketentuan Nya, sehingga tdk ada rasa penyesalan dan kesakitan 


Fase kehidupan setiap manusia tidak lah sama, karena itu membangun kesadaran diri untuk menjadi manusia yg lapang hati 


Manusia diciptakan dg potensi untuk dikembangkan, melakukan inovasi dan perbaikan, sehingga mampu mempersembahkan yg terbaik dalam rangka beribadah Pada-Nya


Berserah diri pada-Nya setelah ikhtiar dan doa dilakukan dg sepenuh hati, kebahagiaan pasti akan dapat dinikmati 


Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, aamiin 

Semoga bermanfaat 

Semoga kita selalu sehat 


Bojonegoro, 12 Agustus 2024

SriMinarti10Bjn

Alur Cerita

 


Oleh : BundaSriMin


Alur cerita atau plot merupakan urutan beberapa peristiwa, dan setiap peristiwa akan memengaruhi peristiwa berikutnya melalui prinsip sebab-akibat ataupun timbal balik.


Menyimak sejenak peristiwa terbitnya matahari dari Timur ke Barat setiap hari dg durasi waktu yg jelas, dalam perjalanannya sang Surya melalui proses yg wajar sesuai alur, sepertinya tidak ada keinginan untuk mempercepat agar sampai di tujuan lebih awal, artinya tidak memiliki sifat terburu - buru 


Berjalanan sesuai alur ibarat sikap manusia melangkah dg pasti, setiap fase dilewati dg percaya diri penuh keyakinan sampai pada tujuan dan hasil sesuai harapan 


Andaikan semua manusia mampu mengambil hikmah dari alur perjalanan matahari, yg terjadi adalah ketenangan jiwa, memberi penerangan tanpa berharap balasan, mempersembahkan yg terbaik di setiap fase yg dilalui, 


Sesungguhnya hasil yg kita peroleh saat ini merupakan akibat dari peristiwa ataupun perilaku yg kemarin, dan yg akan datang ditentukan oleh peristiwa hari ini, karena itu awali langkah dg paradigma berfikir yg positif dan benar, jangan lupa selalu memohon petunjuk padaNya


Peristiwa di alam raya ini banyak hikmah untuk pelajaran bagi manusia agar bisa merasakan nikmat dan indah nya kehidupan 


Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, aamiin 

Semoga bermanfaat 

Semoga kita selalu sehat 


Purwosari, 8 Agustus 2024

SriMinarti10Bjn

Mengelola Keuangan Pribadi

Oleh : DR. Sri Suryaningsum, Dosen Akuntansi UPNVY

 

Bagaimana mengelola keuangan pribadi yang baik? Tulisan sederhana ini dimaksudkan agar kita sehat finansial dan sehat mental yang pada akhirnya juga sehat secara fisik. Pengelolaan keuangan yang baik akan membuat sejahtera keluarga. Pengelolaan keuangan pribadi sebenarnya sama dengan pengelolaan keuangan perusahaan. Perusahaan yang mampu mengelola keuangannya dengan baik dan benar akan menjadi perusahaan yang sehat dan kuat menghadapi badai krisis ekonomi. Dan tentu saja mensejahterakan pegawainya dan hidup ratusan tahun, seperti halnya perusahaan Nestle yang usianya ratusan tahun, berdiri sejak tahun 1866 dan bertambah kokoh sepanjang tahun serta ada di seluruh negara. Hal yang sama dengan manusia, jika mengelola keuangan dengan baik akan sejahtera sepanjang hayat. 


Sebaliknya ada contoh perusahaan terkenal yang bangkrut yaitu Asuransi Jiwasraya, yang berdiri sejak tahun 1859. Mengapa bangkrut? Salah satunya adalah buruknya pengelolaan keuangan. Manajemen Asuransi Jiwasraya kurang hati-hati dalam melakukan investasi kembali atas dana nasabah yang sudah terkumpul. Karena tidak hati-hati, maka investasi dilakukan pada high risk asset. Oleh sebab itu ketika kondisi pasar sedang tidak baikmaka aset investasi perusahaan tidak dapat diperjualbelikan. Kalaupun bisa diperjualbelikan maka nilainya sangat rendah. Tentu ini hal yang sangat miris sekali bagi perusahaan yang umurnya lebih tua dibandingkan Nestle. Padahal yang namanya asuransi adalah perusahaan yang sangat menguntungkan jika dikelola dengan baik uangnya. Makanya semua bank ternama memiliki diversifikasi asuransi sebagai anak perusahaannya, sebutlah BNI Life, Mandiri Life, BCA Life, dan lain sebagainya. Hal ini karena untuk semua produknya bank pasti dilakukan asuransi, misalnya produk pinjaman, setiap terjadi transaksi pinjaman sudah pasti ada harus membayar premi asuransi.



Nah untuk itu, inilah rumus mengelola keuangan pribadi, yaitu alokasikan secara tepat pada saat menerima uang bulanan. Alokasi tersebut adalah 40% biaya hidup, 30% cicilan hutang, 20% pribadi, dan 10% investasi. Apakah harus sama persis besaran angkanya? Tentu tidak, bisa dikira-kira sendiri, namun mendekati sekitar angka tersebut.  Biaya hidup ini mencakupi biaya kebutuhan rutin keluarga, misalnya biaya konsumsi makanan minuman, kebutuhan kesehatan, kebutuhan pendidikan, kebutuhan listrik, kebutuhan air, dan lain-lain kebutuhan keluarga yang penting. Alangkah baiknya mulai sekarang seluruh keluarga diedukasi mengenai sadar biaya sehingga konsumsi listrik bisa dihemat dengan cara tertib mematikan lampu atau aliran listrik yang tidak perlu, misalnya hal sederhana mencabut alat charger jika tidak digunakan, cukup meletakkan saja di dekat colokan.


30% cicilan hutang. Cicilan yang sangat besar tentu membuat pusing, jadi barangkali ada rejeki lebih maka lebih baik dilakukan pelunasan atau mengurangi jumlah hutang, sehingga cicilan bisa dikurangi maksimal 30% dari anggaran bulanan. 


20% pribadi ini adalah merupakan kebutuhan sekunder saja, misalnya perawatan ke salon untuk merapikan rambut, merapikan kuku, membeli baju baru, dan lain-lain yang penting untuk menunjang kwalitas hidup, namun jika bisa dihemat juga menjadi lebih bagus. Misalnya membersihkan dan merapikan kuku sendiri saat mandi, mensikat kuku-kuku sendiri, tentu lebih menghemat, sehingga bisa dialokasikan ke investasi. 


10% investasi ini sebenarnya sangat penting sekali, karena akan fungsinya membantu keuangan keluarga pada saat dibutuhkan dan sifatnya jangka panjang. Investasi terbaik tentu yang sesuai dengan keahlian masing-masing dalam memelihara investasinya. Misalnya ada orang yang telaten dalam menyimpan emas, maka bisa investasi hal emas, namun ada juga orang yang tidak telaten menyimpan emas maka jangan investasi ini karena tidak bisa memelihara dengan baik. Hal yang terpenting adalah membiasakan investasi untuk kesejahteraan masa tua nanti.


Selamat mengelola keuangan pribadi dan selamat menikmati hasilnya. Semoga berlimpah kesejahteraan dan sehat finansial, sehat mental, dan sehat fisik. Sehat semuanya, sejahtera semuanya.

 


Semoga kita selalu sehat.

Trik Hadapi NPD yang Arogan

 


Oleh : DeNing K


Narcissistic personality disorder (NPD) adalah gangguan mental yang pengidapnya merasa diri sendiri lebih penting dari orang lain sehingga orang lain harus mengagumi atau memujanya.


Gangguan kepribadian narsistik atau NPD ternyata bukan hanya sekadar orang yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Kondisi ini lebih dari sekadar 'narsis'.

Pengidap NPD umumnya selalu merasa mereka bisa melakukan segalanya seorang diri. Ketika ia berbuat 'baik' dengan orang lain, biasanya ada motif di baliknya.


Dia ini sangat bersifat memanfaatkan orang lain. Kadang-kadang merasa nggak butuh orang lain. Kalau sampai menyenangkan orang lain, mungkin ada satu yang betul-betul dia butuhkan.


Orang dengan NPD sering kali sulit dihadapi karena tidak merasa “sakit” dan sering merendahkan orang lain. Ini bisa membuat orang-orang di sekitarnya justru mengalami tekanan mental. Untuk itu, kita perlu mengambil sikap yang tepat saat menghadapi orang dengan NPD.


Sering kali orang dengan NPD tidak sadar dirinya mengalami gangguan mental dan memperlakukan orang lain lebih buruk. Di sisi lain, seseorang yang terus-menerus berinteraksi dengan pengidap NPD justru bisa rentan mengalami gangguan mental. Untuk itu, kita perlu mengenali orang dengan NPD sedari awal dan memahami cara menghadapinya.


Ciri-ciri orang dengan NPD, antara lain merasa diri sendiri superior, egois, arogan, emosional, sombong, menginginkan semua perhatian hanya untuk diri sendiri, haus pujian, tidak peduli dengan orang lain, kerap meremehkan orang lain, perfeksionis, antikritik, menghalalkan banyak cara agar keinginan terpenuhi, dan mengharapkan diperlakukan istimewa oleh orang lain.


Orang dengan NPD juga sering berimajinasi tentang kekayaan, kesuksesan, kecantikan, kekuasaan, dan hal-hal lain yang lebih tinggi dibandingkan orang lain. Orang dengan NPD juga sangat pemilih dan hanya mau bergaul atau berinteraksi dengan orang-orang yang sepadan.

 

Mengapa menghadapi orang dengan NPD itu sulit dan justru kita bisa merasa terintimidasi? Apalagi jika orang dengan NPD adalah anggota keluarga atau orang yang ditemui hampir tiap hari.


Pertama, karena orang yang mempunyai penyakit gangguan mental NPD tidak merasa dirinya “sakit” dan selalu merasa superior. Karena merasa unggul dan tidak “sakit”, orang dengan NPD akan sulit diarahkan untuk konsultasi ke psikolog.


Kedua, orang dengan NPD sering merendahkan orang lain. Jika orang dengan NPD adalah orangtua kita sendiri, sikap meremehkan dan mungkin hinaan dari orangtua sehari-hari selama bertahun-tahun bisa memicu tekanan mental. 


Ketiga, orang dengan NPD haus akan pujian dan mengharapkan penghormatan, pemujaan, dan rasa cinta berlebih dari orang lain. Sikap ini bisa membuat orang lain merasa tertekan karena harus terus-menerus memuaskan ego orang dengan NPD.


Keempat, orang dengan NPD bisa memanfaatkan orang lain demi meraih tujuannya dan mengabaikan kondisi dan perasaan orang lain. Hal ini bisa membuat kerugian pada orang lain dan membuat orang lain tertekan.


Beberapa trik untuk menghadapi si NPD agar mental kita tidak terganggu :


1.Menerima kondisi

Mempunyai keluarga atau rekan kerja yang mengidap NPD bisa menguras mental. Namun, kita perlu menyadari bahwa kita tidak bisa mengubah sikap orang dengan NPD karena mereka tidak merasa “sakit” dan tidak bisa menerima kritik. Saat mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan, kita perlu menyadari bahwa hal tersebut adalah perilaku umum orang dengan NPD.


2.Jaga jarak

Menjalani kehidupan satu atap bersama orang dengan NPD tidaklah mudah. Oleh karena itu, usahakanlah agar tidak terlalu sering berinteraksi dengan mereka, terutama jika mereka menunjukkan tanda-tanda ingin merendahkan atau memanfaatkan orang lain untuk kepentingan diri sendiri.


3.Tolak dengan tegas

Orang dengan NPD sering kali memanfaatkan orang lain untuk mencapai tujuannya. Jika kita merasa tidak setuju, utarakan dengan jelas penolakan kita. Apalagi jika keinginan mereka bertentangan dengan norma sosial, etika kerja, atau regulasi resmi. 


4.Tetap tenang

Menghadapi orang dengan NPD tidak bisa dengan emosi tinggi. Kendalikan diri agar tetap tenang. Perhatikan kata-kata yang mereka lontarkan. Jika mereka mulai mengeluarkan kata-kata bernada negatif dan merendahkan, abaikan dan segera jauhi, tanpa perlu terpancing emosi.


5.Mengutarakan Pendapat

Cara menghadapi orang NPD selanjutnya adalah dengan mengutarakan pendapat tentang rasa sakit yang ditimbulkan dari tindakannya. Cara ini bisa dilakukan apabila orang yang mengidap NPD adalah sosok yang dekat kita. Dengan begitu, dirinya akan paham bagaimana perasaan orang atas perlakuannya.


6.Menetapkan Batasan

Cara menghadapi orang NPD yang terakhir adalah dengan menetapkan suatu batasan. Pada dasarnya, setiap orang memiliki batas kesabaran dalam mentoleransi perlakuan tidak menyenangkan yang menyakitkan.


Memang tidak mudah menghadapinya, apalagi si NPD pada posisi penentu. Sehingga dengan sangat terpaksa kita harus 'tunduk' dan tidak bisa berbuat banyak, selain hanya menuruti saja. Namun kita harus tetap selalu bersemangat karena hanya Allah lah tumpuan kita semua.


Semoga kita selalu diberi.


Sumber headline.com

Pikiran

 


Oleh : BundaSriMin


Pikiran merupakan hasil berpikir atau menganalisa. Penggunaan "pikiran" atau "pemikiran" dapat dikaitkan dengan berbagai macam aktivitas psikologis. 


Akal sebagai potensi yg dimiliki oleh manusia digunakan untuk berfikir atau menganalisa ayat-ayat Tuhan yang tersurat dalam kitab suci contoh Al Qur'an yg mengatur kehidupan manusia agar menggapai kebahagiaan, dan ayat -ayat tersirat misalkan diciptakan nya lalat, pelajaran apa di binatang yg suka tinggal di tempat berbau busuk, ataupun bisa menganalisa bunga mawar


Hasil dari pikiran manusia akan tertuang pada kata-kata nya, artinya bila kata yang keluar dari bibir seseorang itu baik dan benar, maka dapat dipastikan pikiran nya juga sama.


Pikiran, kata-kata, selanjutnya akan menjadi perilaku, maka di dunia pendidikan mengawali pembelajaran para siswa atau mahasiswa, disampaikan materi filsafat ilmu guna membangun paradigma berfikir, kata-kata dan perilaku yg baik dan benar


Untuk membangun paradigma berfikir yg baik dan benar pada para pelajar, mesti di mulai dari para pendidiknya, itu salah satu alasan mengapa para guru dan dosen harus studi lanjut...


Atur pola pikiran, kata-kata,  dan perilaku  baik dan benar,  pasti akan dapat menjalankan kehidupan juga dg baik dan benar, ending nya adalah kebahagiaan 


Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, aamiin 

Semoga bermanfaat 

Semoga kita selalu sehat 


Bojonegoro, 05 Agustus 2024

SriMinarti10Bjn

Lipuran

 


Oleh : BundaSriMin


Hiburan atau lipuran merupakan kegiatan yg membuat hati senang dan gembira,

Momen liburan banyak yg memanfaatkan untuk ajang silaturahmi saling memperkenalkan diri, dalam ajaran Islam memerintahkan untuk saling kenal mengenal, ketahuilah orang yg paling mulia diantara semua nya adalah orang yg bertaqwa


Dalam menikmati liburan tetaplah mengedepankan etika, bagaimana kita bersikap dan menempatkan diri, bisa jadi kita orang yang ditokohkan di tempat lain, bukan di sini, karenanya selalu memakai kecerdasan sosial 


Liburan bisa diciptakan dari pikiran setiap orang, misalkan menikmati alunan musik sambil sesekali ikut mendendangkan syairnya, akan membuat hati nyaman


Lipuran di lingkungan kerja dg membuat nuansa menjadi nyaman damai dan membahagiakan bagi semuanya, humanis berbasis spiritualitas


Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, aamiin 

Semoga bermanfaat 

Semoga kita selalu sehat 


Plesungan, 4 Agustus 2024

SriMinarti10Bjn