Menu

Jalan Bareng

 


Oleh : BundaSriMin 

*Inspirasi Pagi*


Ternyata pasangan yang sering liburan bareng tiga kali lebih bahagia dari pasangan yg tdk pernah liburan bareng (hasil penelitian Us Travel Asosiasi) 


Ada tiga hal yg perlu diambil pelajaran dalam liburan/jalan bareng pasangan, pertama terkait dg komunikasi, ada banyak hal bisa dibicarakan, misalkan bgm model pendidikan untuk anak-anak nya, pendekatan apa yg mesti dilakukan bila memiliki anak istimewa luar biasa, dan mungkin problem ekonomi, kesepakatan menjalankan gaya hidup sehat dan sederhana, dalam komunikasi perlu melepaskan egonya masing-masing, jabatan ataupun pekerjaan, bila perlu bebas dari gangguan telepon


Kedua, dg jalan bareng bisa menumbuhkan dan memupuk rasa kasih sayang, yg sifatnya naik turun, sebentar kuat ada godaan sedikit melemah,  

Masing-masing orang punya titik kekuatan dan kelemahan, karenanya bila melihat sesuatu dari rasa sayang maka hasilnya yg tampak adalah kebaikan 


Ketiga, perasaan pengertian juga akan tumbuh bila pasangan sering liburan bareng, saling peluk dan rangkul akan bisa menghilangkan setres, dan mengenang kembali masa awal jumpa saat masih muda dan perkasa, maka yg muncul adalah tertawa bersama, bahagia


Suatu saat perlu liburan bersama teman-teman, tapi sangat penting juga jalan bersama pasangan, tidak harus ke tempat yg jauh dan berbiaya mahal, cukup jalan kaki bersama di hari libur untuk membeli nasi pecel pincuk daun pisang (nasinya cukup dua sendok, sayuran nya yg banyak di tambah lauk ayam kampung goreng atau daging sapi cincang, karena itu akan membawa pada kesehatan dan kebahagiaan 


Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, aamiin 

Semoga bermanfaat 

Semoga kita selalu sehat 


Purwosari, 30 November 2025

SriMinarti10Bjn

Manfaat Dongeng Membentuk Karakter

 


Oleh : dr achmad budi karyono 

Alunan musik yang lembut genre tertentu, menjadi pilihan pengantar tidur di era society 5.0 saat ini. Banyak aplikasi yang menawarkan dan menjadi gudang berbagai musik. Bisa juga hawa yang sejuk, boneka teman tidur atau sekedar menyandingkan mainan di dekatnya. Satu lagi, dongeng, merupakan salah satu pilihan pengantar tidur juga.


Dongeng merupakan salah satu cerita rakyat yang beragam alur dan latar belakangnya, berasal dari berbagai etnis, masyarakat, atau daerah tertentu dari seluruh dunia. Dongeng berawal dan berkaitan dengan kepercayaan masyarakat primitif terhadap sesuatu yang bersifat supranatural dan diterapkan dalam kehidupan manusia, seperti animisme, dinamisme dan lain-lain. Dongeng banyak dipahami sebagai cerita yang tidak terjadi sebenarnya dan dalam banyak hal sering tidak masuk akal atau fantasi.


Dongeng yang disampaikan secara turun temurun, juga merupakan sebuah hiburan yang menyenangkan untuk semua dan bermanfaat positif. 


Dongeng termasuk sebuah sarana pendidikan karakter yang dampaknya sudah dirasakan sejak zaman dahulu kala. Dan diwariskan secara turun temurun secara verbal. Nenek moyang dan orang tua terdahulu membuat dongeng untuk anak-anak dengan tujuan menyisipkan unsur pendidikan etika, moral didaktis dan sebagai sarana hiburan.


Oleh karena itu, dongeng dipilih menjadi sarana untuk mengasah imajinasi, alat pembuka cakrawala anak, mencerdaskan anak dari aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. 


Dongeng juga menjadi salah satu media komunikasi untuk menyampaikan beberapa pelajaran dari pesan moral yang didapatkan sehingga diharapkan anak dapat menerapkan apa yang sudah didengarkan dalam kehidupan sehari-hari.


Dongeng bersifat anonim, sehingga sering terjadi modifikasi alur cerita yang disesuaikan dengan penalaran pendongeng nya. Oleh karena itu, dongeng yang intinya sama, memiliki banyak versi dan bisa diklaim berasal dari beberapa daerah tertentu.


Berikut beberapa manfaat dongeng :

1. Mendukung perkembangan daya imajinasi anak

2. Meningkatkan kemampuan berbahasa untuk anak usia dini

3. Mendukung perkembangan tumbuhnya nilai moral anak

4. Membentuk karakter positif anak

5. Sebagai sarana hiburan dan penyembuh trauma psikologis bagi anak

6. Meningkatkan tingkat konsentrasi anak

7. Merangsang pengetahuan dan rasa ingin tahu pada anak

8. Menumbuhkan dan mengembangkan minat baca pada anak

9. Merekatkan hubungan intuisi antara orang tua dan anak dalam kegiatan mendongeng


Di era society 5.0 ini, peran orang tua banyak digantikan Gadget. Sehingga poin nomor 9 menjadi berkurang, yang berdampak kurangnya hubungan orang tua dan anak.

Selamat Hari Dongeng Nasional 28 November 2025.


Sebaiknya kita sempatkan untuk menDongeng pada anak cucu, terutama menjelang tidur. Kita bisa sisipkan pesan moral, etika, sikap sosial dan budi pekerti yang sesuai syariat agar diresapi saat di keheningan menjelang tidur, yang akan menjadi bekal pembentukan karakternya.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Guru Pencetak Penerus Bangsa

 


Oleh : dr achmad budi karyono 

Hari ini 25 November 2025 diperingati Hari Guru Nasional dengan memilih tema ‘Guru Hebat Indonesia Kuat’.


Hampir semua grup medsos tidak lepas dengan berbagai ucapan pada Bapak atau Ibu Guru. Semua siswa yang sekarang disebut peserta didik, pasti memberi penghormatan pula pada guru mereka.


Negeri ini masih butuh banyak guru, walau mengetahui bahwa kelompok ASN terbanyak atau persentase tinggi adalah Guru. Guru merupakan SDI di bidang pendidikan yang berprofesi pendidik, bukan sekedar mengajar, tersebar di seluruh bumi nusantara. Guru sangat berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, disamping orang tua yang sejak bayi selalu mendampingi dan menjadi guru utama yang pertama.


Pada era digital ini, peran guru memang harus ekstra keras untuk mengimbangi pengaruh gadget yang sudah tergenggam di tangan setiap siswa.


Tidak sedikit pula anak usia sekolah yang terlanjur teracuni dampak negatif smartphone. Bahkan mereka seakan tidak bisa terpisahkan oleh barang kecil yang sudah menyediakan semua kebutuhan mereka, dan seakan tidak butuh dan tidak peduli dengan yang lain.


Disinilah para guru harus rela berjuang, tidak sekedar mengajar. Selain mendidik dan menjunjung tinggi akhlak serta budi pekerti, juga memahamkan bahwa gadget hanyalah sarana pelengkap. Atau mungkin harus mengoptimalkan gadget sebagai sarana pendidikan.


Di era yang kompleks seperti ini, negeri ini berharap meningkatkan peran strategis guru dan tenaga kependidikan dalam membangun sikap, keterampilan dan pengetahuan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Selain itu meningkatkan semangat untuk meneladani atas dedikasi guru sebagai pendidik profesional yang bermartabat.


Dan semua stakeholder berupaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian seluruh unsur masyarakat akan pentingnya kedudukan dan peran strategis guru dan tenaga kependidikan dalam membangun karakter bangsa.


Sebaiknya semangat baik itu tidak dilakukan di kota besar saja, tetapi justru di pelosok daerah yang sulit terjangkau justru harus lebih diperhatikan. Tidak sedikit penduduk negeri ini yang masih kurang SDI serta sarana dan prasarana dasar untuk bisa mengenyam pendidikan yang setara.


Selamat berjuang dengan penuh ikhlas para Guru yang hebat. Bersemangat dan percayalah bahwa ‘Manusia yang baik adalah yang bermanfaat bagi sesama’, seperti yang dipesankan Rasulullah.


Selamat Hari Guru Nasional, karena jasa Bapak Ibu Guru lah, kami semua bisa sukses dalam kehidupan. Guru Hebat Indonesia Kuat.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Pilihan

 


Oleh : BundaSriMin *)

*Inspirasi Pagi*


Hidup itu pilihan, mau bahagia, sehat, tenang, damai atau sebaliknya, manusia bisa memilihnya, karena potensi dasar sudah diberikan oleh sang pencipta, yaitu akal pikiran, hati (perasaan), intuisi, dan nafsu.


Sebagai ilustrasi akal pikiran memproduksi hal positif dan negatif, maka manusia bisa melakukan pilihan mau memproduksi yg mana, bila menghasilkan pemikiran positif, maka tumbuh perilaku kebaikan yg akan membentuk karakter kebaikan pula, seperti kejujuran, disiplin, dan mampu bekerja sama, dimana hal ini sebagai unsur utama keberhasilan dan kesuksesan di semua bidang 


Perasaan menentukan makna, tindakan, keputusan, dan cara pandang kita terhadap suatu situasi. Misalkan Perasaan takut sendirian, gelap dsb, sebenarnya itu dipengaruhi oleh cara kita memberikan makna pada suatu peristiwa, dimulai dari rasa khawatir, coba diubah saat gelap waktu yg tepat untuk berdzikir, saat sendirian digunakan untuk istirahat ataupun peningkatan kualitas kemampuan diri, itu adalah pilihan. Perasaan bisa menginformasikan tentang apa yang penting bagi kita, memengaruhi motivasi, dan menjadi dasar bagaimana kita menafsirkan dan bereaksi terhadap berbagai kejadian dalam hidup. 


Menjalani kehidupan tidaklah mudah, harus memiliki kompetensi untuk menentukan pilihan terbaik, yg akan membawa pada kedamaian maupun keselamatan dunia akhirat, maka belajar guna perbaikan diri sepanjang hayat suatu keniscayaan, dan selalu bermohon pada Nya agar diberikan ketetapan dan takdir terbaik-Nya.

Aamiin ya rabbal 'alamiin 


Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, aamiin 

Semoga bermanfaat 

Semoga kita selalu sehat 


Purwosari, 22 November 2025

SriMinarti10Bjn


*) Guru Besar di Bojonegoro 

Hijau itu Sehat

 


Oleh dr achmad budi karyono 

Hari ini 21 November 2025 diperingati sebagai Hari Pohon Internasional, dengan tema ‘Hijaukan Bumi, Pulihkan Alam’.


Kenapa alam kita, mengapa harus dipulihkan? Tentunya kita semua pasti bisa mengetahui jawabnya. Dan bumi kita sudah tidak hijau lagi? Hijau sebagai simbol pohon dengan daun yang lebat dan subur. Berarti pohon pun sudah berkurang, atau sangat berkurang.


Kita harus segera beraksi melakukan penanaman pohon sebagai langkah menghijaukan bumi kita. Gerakan menanam pohon secara berkelanjutan akan membangun ekosistem serta akan tercipta lingkungan yang sehat. Bumi yang hijau akan menjadi paru dunia kita, sumber kehidupan semua makhluk yang hidup di bumi.


Kita juga meningkatkan kesadaran penduduk bumi ini tentang pentingnya pohon dalam mengurangi atau mencegah dampak perubahan iklim. Keseimbangan ekosistem akan terjaga dengan baik, dan bumi yang hijau bisa diwarisi oleh penghuni bumi generasi mendatang.


Semua unsur masyarakat harus berperan aktif dalam upaya melestarikan lingkungan melalui kegiatan menanam pohon. Khususnya para generasi muda. Mereka harus memahami bahwa hijau nya bumi ini, akan membawa berkah di masa mendatang.


Dunia akan lebih bahagia ketika permukaan alam ini tampak hijau berseri. Persis seperti nyanyian klasik, ataupun sebuah negeri dongeng yang tampak nyata dalam kehidupan kita. Dan kita tidak perlu harus menghabiskan waktu serta anggaran untuk melihat atau menikmati bumi yang hijau dan sedang viral disana. Karena disetiap bumi kita memiliki pesona hijau yang tidak viral dengan yang disana.


Ayo kita menanam pohon serta menjaga lingkungan dan ekosistem yang baik serta sehat. Masyarakat sekitar lingkungan itu tentu akan sehat serta sejahtera dan bahagia.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Hak Anak, Ukir Karakter

 


Oleh : dr achmad budi karyono 

‘My Day, My Rights’, adalah sebuah tema tahun 2025 dari Hari Anak Internasional yang diperingati pada hari ini 20 November, setiap tahun. ‘Hari ku, Hak ku’ seakan sebuah privasi mereka dan akan ditentukan oleh mereka sendiri.


Semua orang tua, sebenarnya hanya ingin mengarahkan mereka ke jalan yang sesuai dan yang seharusnya, bukan berarti kita merampas hak mereka. Sesungguhnya kita sudah memberikan hak mereka setiap anak, sebagaimana standar internasional.


Mereka setiap individu by name harus hidup dan berkembang dengan layak, memiliki identitas jelas dan kewarganegaraan. Mereka berada di lingkungan keluarga yang mandiri sebagai keluarga inti. Ini adalah hak dasar anak.


Anak harus mendapatkan pendidikan dengan kualitas standar. Bakat ataupun minat khusus sebaiknya dikembangkan, agar bisa meraih prestasi yang terbaik bagi mereka. Namun mereka juga tidak boleh kehilangan waktu untuk bermain serta refreshing sewajarnya. 


Mereka harus terlindung dari perlakuan kekerasan ataupun eksploitasi yang lain. Termasuk kita cegah dari pekerjaan yang tidak seharusnya dilakukan, yang membahayakan masa depan fisik dan psikis nya. Serta perlindungan dari sindikat perdagangan anak. Karena saat ini semua dilakukan secara terselubung, bisa saja dengan kemasan Game.


Oleh karena itu, mereka harus mendapat informasi yang valid. Bukan asal viral saja yang dianggap benar. Dan suara mereka kita dengar, yang selanjutnya kita arahkan. Bimbingan yang komprehensif sangat penting bagi kegiatan positif mereka.


Itulah uraian singkat hak anak. Kalau kita melaksanakan dengan baik, anak akan siap menghadapi masa depan yang baik. Kita bisa membentuk etika, moral serta karakter dengan baik pula. Dan anak siap dengan melakukan kehidupan dasar dengan mandiri.


Semua itu sangat penting untuk mempersiapkan nilai tawar bagi setiap individu anak dalam menghadapi era digital ini. Sehat lahir dan batin atau fisik dan psikis adalah modal utama bagi mereka dalam menghadapi persaingan global.


Menjunjung tinggi etika dan akhlak mulia, serta berbakti pada orang tua merupakan kunci keberhasilan dan kesuksesan masa depan.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Angklung, Cermin Rakyat Negeri ini

 


Oleh : achmad budi karyono 

Hari Angklung Internasional adalah milik negeri ini. Diperingati pada hari ini 16 November, yang pada tahun 2025 ini memilih tema ‘From Cultural Heritage to Legacy’, ‘Dari Warisan (Seni) Budaya menjadi Warisan (Abadi). Angklung sudah terdaftar sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia dari UNESCO sejak November 2010.


Angklung merupakan alat musik tradisional yang terbuat dari bambu, dibunyikan dengan cara menggoyangnya. Sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2 sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil. Angklung terdiri dari tiga bagian utama; Tabung suara (tabung sora), Tabung dasar (tabung dasar) dan rangka (raraga).


Alat musik yang berasal berasal dari daerah Sunda ini, masih tetap tegak menjadi salah satu destinasi wisata di Bandung. Permainan angklung yang dikemas dengan baik, yang dipadukan dengan seni tari yang gemulai namun Rancah. Tempat wisata khusus yang banyak diminati turis kita dan mancanegara, sangat membanggakan.


Pada umumnya angklung dimainkan oleh sebuah tim atau sekelompok orang. Masing-masing membawa satu angklung dengan bunyi satu nada, namun bisa juga memainkan beberapa angklung dengan nada lain. Satu nada terdiri dari beberapa orang. Minimal harus 7 nada dasar, untuk memainkan sebuah lagu.


Tim angklung ini merupakan contoh yang nyata betapa sebuah tim harus bekerja sama dengan baik. Melakukan tugas sesuai fungsinya dan tidak intervensi pada yang lain. Disiplin waktu dijunjung tinggi, melatih kesabaran. Membunyikan nada harus sesuai instruksi, agar tidak terjadi suara sumbang.


Berbanggalah dengan kekayaan budaya bangsa, dengan melestarikan dan mewariskan pada generasi masa depan. Dan betapa tinggi filosofi angklung ini bahwa manusia sebagai makhluk sosial, gotong royong dan saling isi.


Salah satu hikmah pentingnya melestarikan angklung untuk generasi mendatang, adalah melestarikan identitas budaya, dan mengajarkan nilai kerja sama serta harmoni yang terkandung di dalamnya. Mulai dari skala yang kecil sampai sebuah negeri yang Bhinneka Tunggal Ika.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Menilai

 


Oleh : BundaSriMin *)

*Inspirasi Pagi*


Ada peribahasa "Gajah di pelupuk mata tidak tampak, semut di seberang lautan tampak jelas", narasi ini dapat diberikan makna bahwa kecenderungan manusia untuk menilai orang lain lebih kuat daripada introspeksi diri sendiri, 


"Jika kamu pengin hidup lebih baik, maka jangan pernah menilai orang lain" (Leo Tolstoy), nasehat ini sangat indah, karena menilai orang lain sama artinya menjustifikasi, padahal kita tidak memahami apa yg tersembunyi dibalik perilaku dan tindakan nya, apa yg tampak dari luar belum tentu sama dg apa yg ada di dalam nya, kalau kata orang Jawa, kurang pantas bila kita memiliki sifat "kemeruh" sok tahu.


Menilai orang lain bisa juga menyebabkan kita menutup diri dari masukan kritik atau koreksi orang lain, membatasi pergaulan, dan memandang orang lain dari sisi kelemahan 


Menilai berbeda dg mengevaluasi dan pengawasan pimpinan atau dalam pembelajaran, karena hasil evaluasinya digunakan untuk perbaikan pada metodologi, pendekatan ataupun profil lulusan 


Menilai diri sendiri atau introspeksi merupakan bentuk evaluasi untuk memperbaiki diri dan menumbuhkan sikap penerimaan pada sikap dan perilaku berbeda dari orang lain, yg perlu disadari bahwa setiap manusia memiliki latar belakang pengalaman hidup yg beragam, dan semuanya akan berpengaruh pada terbentuknya sikap karakter saat ini, kesadaran ini akan menjadikan kita bijaksana serta menjalani kehidupan yg membahagiakan 


Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, aamiin 

Semoga bermanfaat 

Semoga kita selalu sehat 


Perjalanan ke Malang, 15 November 2025

SriMinarti10Bjn


*) Guru Besar di Bojonegoro 

Diabetes 'Menyerang' Setiap Usia

 


Oleh : dr achmad budi karyono 

Hari ini 14 November diperingati sebagai Hari Diabetes Dunia. Pada tahun 2025 ini memilih tema ‘Diabetes Across Life Stages’.


Tiga dekade yang lalu, diabetes hanya dikenal sebagai penyakit yang ‘menyerang’ orang tua saja. Dan itupun masih dalam hitungan yang tidak terlalu banyak. Orang tertentu saja, bahkan seakan hanya segmen atas tertentu.


Saat ini ‘penyakit’ gula ini berkembang pesat, seakan berlomba dengan teknologi digital. Semakin berkembangnya gadget, secepat itulah diabetes mengepakkan sayap. Tidak hanya para lansia, banyak juga para remaja, bahkan sudah merambah ke balita. Dan saat ini dunia mencatat lebih dari 500 juta jiwa menyandang diabetes dengan berbagai tipe nya.


Diabetes sudah merambah semua fase kehidupan manusia. Sehingga kita harus bergerak bersama mulai pencegahan, menemukan, pengelolaan penyakit serta semua komplikasinya. Akses perawatan serta pengobatan supaya terkendali agar tidak jatuh ke ranah komplikasi. Berbagai penyakit lanjutan atau komplikasi yang sering terjadi dan harus kita hindari adalah ke saraf, jantung dan ginjal yang semakin membutuhkan anggaran yang tinggi.


Beberapa langkah praktis untuk pencegahan dan mengendalikan Diabetes ini adalah :

1. Menghindari gula dan karbohidrat olahan yang berlebih.

2. Membiasakan makan dalam porsi kecil.

3. Konsumsi serat dan bahan rendah gula.

4. Berhenti merokok dan alkohol.

5. Melakukan Olga rutin sesuai usia.

6. Mengontrol tekanan darah dan kadar gula dengan baik.

7. Memantau kadar kolesterol secara periodik.

8. Pantang minuman bersoda dan yang manis.

9. Membantu mengingatkan hal yang terkait Diabetes kepada yang memerlukan.


Kalau hal yang mendasar ini kita lakukan dengan baik, serta setiap orang berkomitmen untuk mendisiplinkan diri, insyaAllah angka kesakitan Diabetes ini dapat ditekan. Disinilah pentingnya aksi masyarakat bersama untuk memerangi Diabetes yang merupakan salah satu masalah kesehatan global.


Terkontrolnya diabetes dengan baik, sangat tergantung pada semangat dan konsekuensi diri sendiri. Pengendalian diri menjadi peran penting dalam keberhasilan menjaga kadar gula yang stabil.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Generasi Sehat, Masa Depan Hebat

 


oleh : achmad budi karyono 

Hari Kesehatan Nasional 12 November 2025

Salah satu kesuksesan adalah bila berhasil mencetak kader yang baik dan unggul. Hal berlaku mulai dari kelompok kecil, sebuah keluarga sampai pada skala yang besar sebuah negara. Sehingga sebuah negara yang berhasil atau sukses, tentu karena telah mencetak kader atau penerus yang hebat. Dan selanjutnya akan meraih masa depan yang hebat pula.


Salah satu unsur dalam meraih masa depan yang baik adalah sehat, baik jasmani maupun rohani. Kesehatan bukan sekadar tidak adanya penyakit, melainkan fondasi utama bagi kemajuan individu, masyarakat dan sebuah bangsa. Sebuah masa depan hebat tidak mungkin terwujud jika populasi warganya sakit atau tidak produktif.


Kesehatan merupakan sebuah investasi jangka panjang yang paling mendasar untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Individu yang sehat secara fisik dan mental memiliki energi, stamina, dan fokus yang tinggi. Mereka hampir tidak mengambil cuti sakit dan lebih efisien dalam bekerja, belajar dan berinovasi.


Kondisi individu, mempertahankan atau mungkin suatu perbaikan kesehatan, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan (sejak janin hingga usia 2 tahun), sangat krusial untuk mencegah stunting (kekerdilan) dan kekurangan gizi. Generasi yang tumbuh sehat akan memiliki kecerdasan dan kemampuan kognitif yang optimal, menjadikannya modal utama bangsa.


Oleh karena itu kita harus melaksanakan pola hidup sehat, gizi yang baik dan manajemen stres. Hail ini merupakan kunci kesehatan mental yang baik. Populasi dengan kesehatan mental yang prima akan lebih kreatif, stabil, dan mampu menghadapi tantangan kompleks di masa depan.


Inilah sesungguhnya suatu upaya negeri ini dalam mewujudkan tema ‘Generasi Sehat, Masa Depan Hebat’, pada peringatan Hari Kesehatan Nasional 12 November 2025, hari ini. Semua ini bisa kita raih dengan mudah, bila semua unsur dan komponen bangsa ini melakukan dengan baik dan benar.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Pahlawan Sosok Tauladan

 


Oleh : achmad budi karyono 

Hari ini 10 November, kita semua sudah paham sebagai Hari Pahlawan. Pada tahun 2025 ini memilih tema ‘Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan’.


Sosok pahlawan tentu sebagai seorang pejuang yang selalu memikirkan kepentingan orang banyak daripada diri sendiri. Rela berkorban demi kepentingan bangsa dan tanah air. Berjiwa besar dan selalu berjuang untuk bermanfaat bagi bangsa dan negara.


Yang harus diteladani dari seorang pahlawan adalah sikap, nilai, dan tindakan mulia yang ditunjukkan dalam perjuangan mereka. Kemudian menjadi contoh baik dan inspirasi bagi generasi penerus untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Sikap teladan ini merupakan kunci keberhasilan mereka dalam membela kebenaran, mencapai kemerdekaan, atau memberikan kontribusi besar bagi masyarakat dan bangsa.


Berikut beberapa nilai atau aspek utama dari teladan seorang pahlawan :

  • Rela Berkorban, Kesediaan untuk mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, harta, bahkan nyawa, demi kepentingan yang lebih besar, yaitu bangsa, negara, atau kemanusiaan. Pengorbanan ini dilakukan tanpa pamrih (tulus dan ikhlas).
  • Cinta Tanah Air (Patriotisme) dan Nasionalisme, Memiliki rasa bangga, peduli, dan keinginan kuat untuk mengabdi, membela, serta memajukan tanah air dari ancaman dan keterpurukan.
  • Keberanian dan Pantang Menyerah, Sikap berani menghadapi tantangan, risiko, dan kesulitan. Tidak mudah putus asa meskipun mengalami kegagalan berulang kali, melainkan terus berjuang dan gigih.
  • Membela Kebenaran dan Keadilan, Keberpihakan yang tegas pada hal yang benar dan adil, serta tidak melakukan perbuatan tercela atau merugikan orang apalagi bangsa dan negara.
  • Persatuan dan Kesatuan, Menjunjung tinggi semangat Bhinneka Tunggal Ika, bekerja sama, dan mengesampingkan perbedaan demi mencapai tujuan bersama.
  • Tanggung Jawab, Melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya, baik terhadap diri sendiri, masyarakat, maupun Tuhan Yang Maha Esa.
  • Berjiwa Besar (Lapang Dada), Bersedia mengakui kesalahan, meminta maaf, memaafkan, dan tidak menyimpan dendam, menunjukkan kejujuran dan integritas.


Meneladani patriotisme pahlawan di era digital yang sudah merdeka ini, tidak harus berarti mengangkat bambu runcing sebagai senjata. Kita bisa menerapkannya dalam berbagai bentuk untuk mengisi kemerdekaan, antara lain :

  • Bidang Pendidikan, Belajar tekun dan gigih untuk meraih prestasi, sebagai bentuk perjuangan mengisi kemerdekaan.
  • Di tengah Masyarakat, Gotong royong membersihkan lingkungan, aktif dalam organisasi sosial, saling menghargai perbedaan suku, agama, dan pendapat (toleransi), serta membela kebenasan di lingkungan sekitar.
  • Dalam Kehidupan Bernegara, Menggunakan produk dalam negeri, menjaga nama baik bangsa, dan berani menyuarakan pendapat atau mengambil risiko untuk perbaikan bersama.
  • Di Area Karier/Pekerjaan, Bekerja keras dengan dedikasi tinggi dan jujur (integritas), serta bertanggung jawab penuh atas tugas yang diemban.


Inti dari teladan pahlawan adalah semangat perjuangan dan dedikasi untuk kebaikan bersama yang harus terus diwariskan dan dihidupkan oleh setiap generasi. Itulah Sikap, Moral dan Karakter seorang pahlawan yang wajib diteladani.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Radiologi dengan AI

 


dr achmad budi karyono


Hari ini 8 November ditetapkan sebagai International Day of Radiologi.

Radiologi in the Age of AI, Optimalisasi Transformasi Digital menuju Pelayanan yang lebih Efisien.


Tema ini sebagai penyemangat pada optimalisasi layanan radiologi melalui transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI), yang digunakan dalam Radiology Competition 2025 oleh salah satu sentra radiologi.


Semua gerakan dan aktivitas kehidupan di era ini tidak akan terlepas dari peran digitalisasi. Termasuk dalam ranah ilmu kedokteran, khususnya radiologi. Namun peran keahlian manusia tidak akan lepas dari penentu on-site.


Radiologi merupakan cabang dari ilmu kedokteran yang dibutuhkan untuk menerawang atau melihat bagian tubuh tertentu. Dengan cara menggunakan pancaran atau radiasi gelombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik.


Di era transformasi digital ini, para ahli menyematkan AI sebagai pendukung alat canggih radiologi. Dan juga pada semua peralatan medis lain. Sehingga alat medis mengalami ‘revolusi’ yang seakan terkuasai oleh kehebatan AI.


Namun sekali lagi, pengendali serta penentunya adalah para ahli, yang profesional di bidangnya. Apalagi mereka juga sudah dibekali ilmu secara profesional.


Radiologi sangat penting untuk menunjang menegakkan diagnosis beberapa penyakit, namun tidak semua penyakit perlu hasil radiologi. Dengan dilengkapi hasil radiologi, beberapa penyakit akan lebih jelas, dan pengobatan akan semakin terarah. Sehingga semua perawatan, pengobatan dan tindakan medis akan lebih mendapatkan hasil yang baik.


Semua keperluan penggunaan harus atas indikasi medis oleh kewenangan profesional yang sudah ditentukan. Dan dosis yang diberikan harus tepat lokasi sasaran dan perhitungan akurasi yang sangat tinggi.


Yang paling penting dalam penggunaan peralatan teknologi canggih dan khusus seperti ini adalah keamanan bagi semua orang, lingkungan atau apapun di sekitarnya, serta dampak penggunaan secara menyeluruh.


Dengan keahlian dan kompetensi yang memadai, peralatan ini akan sangat bermanfaat. Tetapi apabila tidak sesuai prosedur yang mengutamakan mutu, dikhawatirkan akan berdampak sebaliknya.


Penggunaan alat canggih yang cukup beresiko ini harus sesuai dengan indikasi medis dengan pertimbangan profesional yang matang, bukan atas permintaan yang karena hanya ingin tahu tanpa indikasi yang jelas.


Karena di masyarakat awam, tidak sedikit orang yang karena merasa tidak nyaman di salah satu tubuhnya, kemudian datang memeriksakan diri dan minta di Rontgen. Dan mereka sering juga terpengaruh bisikan teman, bahwa si X temannya bisa langsung sembuh setelah di Rontgen. Mereka beranggapan, dengan di Rontgen semua penyakit bisa terlihat dan bahkan bisa disembuhkan.


Dengan demikian tidak semua penyakit apalagi sekedar ketidak nyamanan, memerlukan tindakan atau prosedur Rontgen. Tindakan Rontgen harus sesuai dengan indikasi medis dan atas pertimbangan profesional, sehingga tujuan pengobatan dan keamanan yang comprehensive terjamin.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Mengubah

 


Oleh : BundaSriMin 

*Inspirasi Pagi*


Istilah mengubah dapat diartikan menjadi lain atau berbeda dari semula, artinya dalam menjalankan kehidupan monoton atau rutinitas tanpa ada perubahan bentuk, warna, sikap ataupun pola pikir bisa menyebabkan kejenuhan bahkan stres, dan mengubah pola pikir diri sendiri sangatlah urgent.


Perlu dipahami bahwa pengetahuan dan pengalaman akan membentuk pola pikir yg menentukan pola sikap, selanjutnya terwujud karakter 


Ada beberapa analisis dari para pakar, bahwa model pembelajaran di sekolah dan madrasah belum membangun pola pikir siswa, dg indikator hasil lebih diutamakan dari pada proses nya, sebagai ilustrasi siswa A berprestasi dibidang matematika, guru mengatakan "memang dia siswa yg cerdas", coba apa yg disampaikan oleh guru diubah: Siswa A memiliki semangat belajar yg kuat, dan juga tekun, dibimbing oleh Ibu guru matematika yang sabar, maka siswa A menjadi berhasil. Narasi yg menyampaikan proses dari sang guru bisa mengubah pola pikir siswa yg lain.


Banyak hal sederhana yg bisa mengubah pola pikir menjadi bertumbuh positif, diantaranya: Sering tersenyum, "pagi hari KS/KAMAD berkeliling ke kelas², menyapa guru dan siswa, hal ini akan menumbuhkan empati dan sikap disiplin, dan tidak takut tertawa ketika melihat sesuatu yg lucu, karena hal itu tidak akan menghilangkan kewibawaan.


Mengevaluasi diri juga bisa mengubah pola pikir, di pagi hari jalan² atau olahraga melihat pasangan mesra kakek nenek, (dalam benaknya berkata, seumur pernikahan sepertinya blm pernah bergandengan tangan, akhirnya besuk ngajak pasangan nya jalan² dan bergandengan tangan), rutin menulis dan membaca juga akan mengubah pola pikir seseorang, apalagi bila profesi nya sebagai pendidik (guru dosen) membaca dan menulis wajib selalu atau rutin dilakukan, agar pola pikir menjadi bertumbuh serta positif.


Ketika ada kesempatan atau waktu luang dimanfaatkan pada hal yg positif, misalkan silaturahmi ke kerabat sahabat sambil refreshing menghilangkan penat. Menjalani kehidupan realistis harus dilakukan oleh semua orang, misalkan bila belum punya uang untuk beli mobil baru seperti teman²nya, ya nabung dulu, mungkin belum perlu sampai pinjam yg akhirnya memberatkan diri sendiri, tidak perlu gengsi.

Gaya hidup sehat, menyeimbangkan kebutuhan jasmani Ruhani dan jiwa, artinya rutin olah raga iya, beribadah tidak pernah lelah, dan selalu belajar memperbaiki, menjalankan kehidupan dg penuh rasa syukur 


Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, semoga bermanfaat 

Semoga kita selalu sehat 

Purwosari, 8 November 2025

SriMinarti10Bjn

Wayang Penuh Pesan Hikmah

 


Oleh : dr achmad budi karyono 

Dalam keseharian kita saat ini, seakan merasakan berada dimana mana dengan tanpa kemana mana. Gadget yang selalu kita genggam akan menuntun kemana saja kita mau, bahkan ke lokasi yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya.


Itu hanyalah salah satu jenis aplikasi saja. Ratusan atau ribuan aplikasi yang menggiurkan tersedia di dumay, semuanya siap di download. Sebagian besar aplikasi yang mewarnai dunia kekinian, hampir tidak ada aplikasi yang berisi dan berbasis kebudayaan negeri ini. Misalnya aplikasi tentang wayang.


Dunia maya terlalu banyak dibanjiri tayangan budaya barat, dan hampir tidak kita temukan budaya kita sendiri. Sehingga tidak salah kalau anak cucu kita tidak mengenal budaya milik nenek moyang negeri ini.


Wayang, salah satu budaya yang kita miliki. Wayang sudah tenggelam oleh aneka kartun yang bertebaran di dunia maya yang setiap saat mereka jumpai. Para netizen lebih mengenal dan familiar dengan tokoh Superman daripada Gatotkaca.


Sedangkan para programmer kita sepertinya enggan untuk menciptakan aplikasi atau sekedar pengenalan wayang kita. Akankan wayang kita akan dibiarkan punah, atau mungkin akan diakui oleh negeri seberang.


Hari ini 7 Nopember 2025, diperingati sebagai Hari Wayang Dunia. Seharusnya menjadi momen penting untuk memulai lebih mengenalkan wayang yang merupakan salah satu budaya luhur kita. Banjiri medsos dengan aplikasi atau game yang berkaitan dengan wayang.


Sesungguhnya dalam dunia pewayangan tersimpan banyak hikmah dan pesan moral kehidupan yang bermanfaat sebagai bekal bermasyarakat. Semua lakon cerita wayang bermuatan dan menunjukkan orang atau kelompok yang baik dan yang buruk. Begitu juga humor Punakawan, tidak sekedar humor, namun sarat dengan pesan mutiara hikmah bagai dakwah.


Wayang bukan sekedar cerita biasa, tetapi petuah yang disampaikan memberi bekal etika serta pembentukan karakter pegangan kehidupan. Inilah peran wayang selain sebagai seni dan budaya para leluhur bangsa.


Dengan peringatan ini, semoga kita tergugah untuk lebih mengenalkan wayang kepada generasi penerus, agar bisa mengambil hikmahnya. Dan budaya kita akan lebih terjamin kelestariannya.


Wayang membangun, menjaga dan menjunjung tinggi etika, moral dan karakter yang baik 


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Puspa dan Satwa Bernilai Ekonomis

 


Oleh : dr achmad budi karyono 

Setiap orang suka akan keindahan. Tetapi tidak semua orang bisa menciptakan keindahan. Dan tidak banyak juga orang yang bisa merawat atau menjaga keindahan.


Di alam sekitar kita sangat beraneka ragam banyak keindahan. Beberapa sudah dibudidayakan oleh pecintanya, namun tidak sedikit yang tanpa sentuhan tangan manusia, atau masih alami atau natural.


Hari ini 5 November diperingati sebagai Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional. Google memberi apresiasi dengan memasang Doodle di mesin pencarian hari ini. ‘Pulihkan Keanekaragaman Hayati, Lestarikan Kehidupan Bumi’ tema dari HCPS tahun 2025 ini.


Negeri ini sangat kaya. Memiliki lebih dari puluhan ribu jenis dan varian tumbuhan, ribuan jenis burung serta ratusan macam mamalia. Namun ancaman cukup besar dengan adanya berkurangnya hutan, perburuan liar, perdagangan ilegal serta perubahan iklim drastis.


Banyak masyarakat yang memiliki hobi memelihara dan merawat puspa atau bunga dan satwa atau hewan tertentu. Bahkan mereka mengutamakan hobinya daripada keinginan yang lain. Rela juga mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk kebutuhan bunga atau hewan peliharaannya.


Memelihara puspa dan satwa merupakan kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi alam. Lingkungan alam sekitar kita tentu terpelihara dengan baik, serta mendukung suasana yang nyaman dan sehat.


Memelihara puspa dan satwa dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi alam dan keanekaragaman hayati. Bisa juga membantu mengembangkan empati dan kasih sayang terhadap sesama makhluk hidup. Serta dapat meningkatkan kualitas hidup dengan menyediakan kesempatan untuk berinteraksi dengan alam dan makhluk hidup lainnya.


Berikut ini tips atau cara memelihara puspa atau bertanam yang baik :

1. Pilih tanaman yang sesuai keinginan dan hobi, dengan iklim dan kondisi lingkungan di daerah Anda.

2. Siram dan rawat serta memupuk tanaman secara teratur untuk memastikan mereka tumbuh dengan baik.

3. Lakukan pemangkasan secara teratur untuk menjaga bentuk dan kesehatan tanaman serta merangsang pembuahan.


Cara memelihara satwa tertentu 

1. Pilih hewan yang paling disukai sesuai dengan gaya hidup dan kemampuan dan hobi Anda.

2. Kita harus selalu menyediakan makanan dan minuman yang cukup untuk hewan peliharaan Anda.

3. Sediakan tempat tinggal yang layak, aman dan nyaman untuk hewan peliharaan Anda.

4. Lakukan perawatan kesehatan secara teratur untuk memastikan hewan peliharaan Anda tetap sehat.


Permasalahan serta Tantangan Memelihara Puspa dan Satwa

1. Memelihara puspa dan satwa memerlukan waktu dan perhatian tersendiri yang cukup.

2. Memelihara puspa dan satwa dapat memerlukan biaya yang tidak sedikit.

3. Memelihara puspa dan satwa memerlukan keterampilan dan pengetahuan yang cukup.


Memelihara puspa dan satwa memang menyenangkan. Namun jangan sampai kebutuhan hidup kita tersita olehnya. Kita harus tetap mengutamakan kebutuhan urusan hidup kita daripada hobi.


Puspa dan satwa memang mempunyai nilai ekonomis, bisa juga dibudidayakan sebagai obat, sebagai sumber pangan atau bahan kerajinan. Kebudayaan negeri ini juga sangat didukung oleh puspa dan satwa yang tersebar luas di negeri khatulistiwa ini.


Dengan HCPS kita akan sekaligus mencintai alam, tentu saja alam akan terlestarikan secara berkelanjutan, dan menunjang ekonomi masyarakat negeri ini ke depan.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)