Menu

Kepanduan Gotong Royong

 


Oleh : dr achmad budi karyono 

Tema World Scout Day tahun 2026 ini adalah ‘Kontribusi Gerakan Bisa Ubah Lingkungan Sekitar’. Inilah peringatan Hari Kepanduan Dunia setiap 22 Februari.


Gerakan kepanduan sudah dimulai sejak lebih dari 150 tahun yang lalu. Inti dari gerakan ini adalah menjadi orang yang ringan tangan. Suka menolong pada sesama atas apapun yang terjadi, termasuk pada semua makhluk hidup didunia ini. Dan sesungguhnya negeri ini sudah melakukan sejak nenek moyang kita.


Kepanduan sangat dibutuhkan di era ini. Karena transformasi digital yang sangat mengutamakan smartphone dalam segala lini kehidupan, seakan keseharian kita hanya terfokus pada barang yang kita genggam. Bahkan pada diri sendiri saja kurang peduli, apalagi orang lain. Ketika lapar pun, sering ditahan, karena harus menyelesaikan atau menunggu respon dulu.


Kita masih bersyukur, prinsip kepanduan masih tertanam pada beberapa orang, walau arus deras media sosial berperan kuat. Kepedulian dan empati pada sebagian kecil orang di dunia ini, menjadi penggerak pada mereka yang berhati nurani.


Orang yang baik yaitu yang bermanfaat bagi orang lain, demikian yang dipesankan oleh Rasulullah ﷺ.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Sampah Urusan Bersama

 


Oleh : dr achmad budi karyono 

Kemarin 21 februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional, yang pada tahun 2026 ini memasang tema ‘Kolaborasi Aksi untuk Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman Sehat Resik Indah)’.


Sampah konotasinya memang kotor, menjijikkan, busuk dll yang buruk atau jelek. Tetapi kalau dilakukan penataan dan pengelolaan dengan benar, bisa merubah citra sampah menjadi tidak seburuk itu.


Sejak memasuki abad 21, kita semua sudah lebih mengenal sampah serta mulai peduli dengan pengelolaan sampah dengan benar. Sampah yang sebelumnya bercampur baur, mulai dipisahkan dan disesuaikan dengan jenisnya. Sehingga penganggaran tentang sampah memerlukan kenaikan yang tidak sedikit.


Sampah harus aman. Tumpukan sampah yang menggunung pernah mengakibatkan bencana yang sampai menelan korban pada 2005 yang lalu. Situasi itu seakan mencoreng kita semua, dan tidak memiliki kepedulian sama sekali tentang sampah. Ada juga sampah bahan kimiawi yang berdampak pencemaran lingkungan ataupun individu, harus diantisipasi.


Sampah harus dikelola dengan baik agar tidak mengakibatkan gangguan kesehatan. Baik pada lingkungan atau perorangan, termasuk tenaga pelaksana pengelola sampah. Pengelolaan dengan kriteria tertentu harus diikuti dengan baik. Karena dampak yang diakibatkan belum tentu terlihat saat ini, mungkin bisa saja setelah sekian tahun mendatang.


Dengan pengelolaan yang seksama, yang harus dilakukan oleh semua stakeholder persampahan, lingkungan atau kota dan daerah akan terlihat resik atau bersih. Masyarakat harus bergerak bersama, tidak bisa hanya membebankan pada mengelola sampah saja. Kita pun kalau membuang sampah tidak sembarangan.


Kalau semua kita lakukan estetika atau keindahan kota yang kita idamkan akan menjadi kenyataan. Asri yang kita idamkan dan kita pilih menjadi tema akan terwujud dengan baik. Dan sekaligus akronim dalam ASRI akan kita nikmati bersama.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Nanas Cegah Osteoporosis ?

 


Oleh : dr achmad budi karyono 

Makanan diperlukan untuk menjaga agar diri kita selalu sehat. Salah satu jenis makanan yang dibutuhkan oleh tubuh adalah buah. Diantara aneka macam buah yang bergizi dan banyak manfaatnya bagi tubuh manusia adalah nanas.


Nanas (Ananas comosus) merupakan sejenis buah tropis biasa yang segar dan cukup unik. Buah yang berawal dari tumbuhnya kumpulan sekelompok bunga, dan gabungan itu menjadi buah yang kaya nutrisi sebagai pembangkit tenaga. Oleh karena itu, cara mengupasnya pun harus menghilangkan puluhan bekas bunga yang melingkar serong.


Satu tanaman nanas, hanya menghasilkan satu buah nanas. Oleh karena itu nanas mendapat predikat ‘buah ratu’. Lereng gunung Kelud merupakan salah satu penghasil nanas yang cukup baik dan berkhasiat. Buah yang berwarna kuning segar ini juga memiliki aroma khas yang menggoda.


Buah yang tidak hanya lezat dan segar ini, ternyata mengandung enzim yang sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Bromelain adalah enzim yang membantu penyerapan dalam sistem pencernaan, mengurangi sembelit. Juga bermanfaat sebagai anti peradangan, termasuk nyeri sendi karena peradangan serta sinus pernapasan yang menahun.


Enzim yang mempunyai mekanisme memecah protein menjadi asam amino ini, juga bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain. Antara lain sebagai bahan yang melunakkan daging saat akan dimasak, seperti sate. Dan hasilnya memang menambah kelezatan para penyantap nya.


Dengan adanya enzim ini pula, yang terpadu dengan vitamin C yang cukup dominan, nanas menjadi buah yang memperkuat sistem kekebalan tubuh. Peran vitamin C sudah tidak diragukan lagi, apalagi bersinergi dengan Bromelain. Pilek yang akan tumbuh akan segera terhindar.


Oleh karena itu nanas diindikasikan sebagai pelawan nyeri sendi, mempercepat pemulihan luka, radang menahun semacam sinusitis serta gangguan sistem pencernaan umum. Bahkan peran pada kesehatan jantung dengan cara mencegah penggumpalan darah. Serta kesehatan tulang karena peran mineral Mg nya, sehingga osteoporosis bisa terhindar. 


Peran kuat vitamin C nya, bisa meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan virus flu tidak sedikit di sekitar kita. Termasuk memperkokoh kesehatan mata, bersama vitamin lain serta antioksidan nya.


Tidak usah diragukan, nanas memang obat pilihan yang khas, lezat dan segar. Selain sebagai pelengkap kuliner dengan rasa asamnya yang khas, ternyata juga menyimpan potensi kesehatan yang sangat kita harapkan. Sehingga akan memperkuat sistem imunitas kita, dan kita akan terhindar penyakit seperti diatas.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Senang



Oleh : BundaSriMin

*Inspirasi Pagi*


Seorang ulama besar ditanya dalam sebuah wawancara; apa hobinya Gus? Jawab beliau, hobi nya adalah senang, gembira dan bahagia. Tiga istilah menurut KBBI memiliki definisi yg hampir sama yaitu, perasaan gembira, suka, puas, lega, atau bahagia, serta dalam keadaan baik (tidak susah/sakit). 


Perasaan senang, gembira dan bahagia lebih banyak ditentukan oleh diri sendiri, yaitu dimulai dari memberikan makna pada peristiwa yang dialami, misalkan seorang dosen pergi ke kampus naik kendaraan umum, butuh waktu agak lama menunggu, dalam proses menunggu misalkan sambil membaca atau menulis pasti tidak akan merasakan kejenuhan, tapi beda bila waktu itu hanya untuk menunggu dan tidak diisi dg kegiatan yg bermanfaat, maka akan muncul pikiran negatif atau emosi yg tak terkendali 


Seorang istri menunggu suami pulang dari tempat kerja, banyak waktu luang yg dimiliki, karena sdh ada PRT yg menyelesaikan tugas di rumah, mulai dari bersih-bersih hingga menyiapkan makanan, bila kesempatan yg dimiliki tdk digunakan untuk aktivitas kebaikan maka yg muncul adalah kecurigaan dan kejenuhan stres, sebaliknya memanfaatkan waktu akan menjadikan hiburan sekaligus kebahagiaan 


Dalam menumbuhkan rasa senang antara satu orang dg orang lain berbeda beda, ada yang dg membaca, menulis, mengaji, mengkaji, nonton film/musik, saweran, menyanyi, "guyon" dg anak cucu atau pasangan, masing-masing ingin menumbuhkan kebahagiaan.


Ada yg mencari hiburan dg berlama lama di tempat kerja karena bisa guyonan dg teman² nya untuk menghindari omelan pasangan, atau menghindar sejenak dari memikirkan beban hutang atau kebutuhan


The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5)

​Diterbitkan oleh American Psychiatric Association (APA), menyatakan bahwa pemikiran yg berlebih bisa menyebabkan stres, sakit mag, jantung berdebar, gangguan pencernaan, hipertensi dsb,  dari hasil riset di atas kebahagiaan merupakan keniscayaan yang harus kita upayakan, agar kesehatan terjaga 


Dalam menjalankan kehidupan ini memang tidak mudah, perlu memaksimalkan potensi agar menghasilkan prestasi sebagai bekal kehidupan di dunia agar tetap survive dan masuk syurga di kehidupan setelahnya, dlm proses nya  dibarengi dg rasa bahagia karena itu akan melahirkan jiwa syukur


Pesan guru; lakukanlah terbaik apa yg kamu hadapi saat ini, sebagai dosen,  guru, istri, suami, anak, ibu, orang tua, pasti hasilnya terbaik pula 


Perasaan bahagia manusia yg menentukan, mulailah berpikir positif, memberikan  makna dan melihat pada setiap peristiwa dari berbagai sudut pandang, maka akan menumbuhkan jiwa yang lapang, dan jangan pernah lupa selalu berdoa pada Sang pencipta agar kita memiliki jiwa yg tenang penuh dg keberkahan.


Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, aamiin 

Semoga bermanfaat 

Semoga kita selalu sehat 


Purwosari, 21 Februari 2026

SriMinarti10Bjn

Keadilan Merata

 


Oleh : dr achmad budi karyono 

Tanggal 20 Februari diperingati sebagai Hari Keadilan Sosial Dunia (World Day of Social Justice. Pada tahun 2026 ini mengumandangkan tema ‘Renewed Commitment to Social Development and Social Justice’ atau ‘Komitmen yang Diperbarui terhadap Pembangunan Sosial dan Keadilan Sosial’.


Tema yang sangat baik dan ideal, serta menjadi harapan bagi sebagian besar penduduk dunia. Pemberantasan kemiskinan, tersedia lapangan kerja dan produktif serta pekerjaan layak untuk semua, dan inklusi sosial sebagai pilar-pilar pembangunan sosial yang saling terkait.


Adil atau keadilan merupakan sebuah mimpi besar bagi siapapun. Adil dalam hal tertentu memang tidak harus sama. Namun sudah diatur sesuai porsi berlandaskan ketentuan. Angin kekuasaan seringkali sangat mewarnai kebijakan, arah dan langkah. Pelaksanaan di lapangan sangat berperan dalam keberhasilan sebuah program.


Saat ini situasi dan kondisi dunia sepertinya masih dipengaruhi kekuatan dan kekuasaan tertentu. Semua bisa merasakan sesuai cara pandang yang berbeda. Seringkali sebuah langkah kebijakan yang terlibat jauh dari nurani manapun.


Keadilan seakan masih jauh panggang dari api. Sebuah menjadi sebuah kata yang selalu dirindukan oleh sebagian besar pihak. Masih menjadi sebuah anugerah atau mukjizat yang merindukan. Terlalu banyak diwarnai oleh beberapa tangan dengan kebijakan tertentu.


Momen yang baik ini banyak diharapkan bisa mengilhami serta mewujudkan tujuan mulia sebuah kata ‘keadilan’ dengan baik bagi semua penduduk dunia, bukan sebagian kecil kelompok tertentu. Hanya Rahmat Allah yang Maha Adil yang bisa menggugah dan menuntun mereka para penentu arah.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Buah Pencegah Kanker Anak

 


Oleh : dr achmad budi karyono 

Setiap tanggal 15 Februari ditetapkan sebagai Hari Kanker Anak Dunia. Pada tahun 2026 ini International Childhood Cancer Day memilih tema ‘Demonstrating Impact : From Challenge to Change’ atau ‘Mendemonstrasikan Dampak : Dari Tantangan menuju Perubahan’.


Saat ini sudah tampak hasil dari tata kelola atau cara penanganan kanker anak. Menjadi lebih proaktif dalam menyisir serta menyikapi setiap gejala awal yang dijumpai. Sehingga para tenaga kesehatan bisa menemukan lebih dini setiap gejala yang mengarah pada keganasan.


Leukemia masih menduduki peringkat teratas diantara keganasan yang menyerang golongan usia anak. Lebih dari 25% kanker pada anak masih didominasi keganasan sel darah putih.


Leukemia terjadi ketika sel darah putih abnormal tumbuh tak terkendali di sumsum tulang. Gejala umum leukemia yang sering ditemui dan harus diwaspadai serta secepatnya diperiksakan antara lain sebagai berikut :

1. Sering terlihat pucat dan mudah lelah.

2. Demam berulang sering kali tanpa sebab yang jelas.

3. Mudah memar dan sering kali ditemukan bintik merah.

4. Sering nyeri sampai ke tulang.

5. Terjadi penurunan berat badan secara drastis.

6. Ditemukan benjolan dan sering kali perut buncit.

Apabila menemukan gejala atau mirip dengan gejala seperti itu, sebaiknya segera ke dokter atau klinik, untuk pemeriksaan lebih lanjut.


Menjaga makanan yang sehat bisa mencegah terjadinya leukemia. Tentunya sejak dini dan menjadi pola hidup sehat. Bahkan harus sejak awal kehamilan, dan seterusnya.


Beberapa jenis buah segar, bisa menjaga pencegahan terjadinya kanker. Melengkapi makanan kita sehari hari dengan buah buahan, akan terbentuk sistem imun yang kuat serta mengurangi resiko kerusakan sel. Meskipun tidak ada buah ‘ajaib’ yang bisa menjamin 100% bebas kanker, namun pola makan tinggi antioksidan sangat baik untuk perlindungan jangka panjang.


Berikut beberapa jenis buah yang memiliki kandungan penting dan berperan dalam mencegah risiko kanker pada anak :

1. Golongan buah Beri (Berry), bisa disajikan sebagai camilan atau campuran yogurt. Stroberi, blueberi, rasberi banyak mengandung vitamin C dan antocianin sebagai antioksidan 

2. Jenis buah sitrus antara lain jeruk, lemon, limau tidak hanya memiliki rasa yang segar. Kandungan tinggi vitamin C dan flavonoid sangat penting sebagai booster kekebalan tubuh serta mencegah tumbuhnya sel abnormal. Sebaiknya langsung dikonsumsi atau diperas, tanpa pemanis.

3. Tomat, Likopen yang dimiliki bermanfaat sebagai pelindung jaringan dari jenis kanker tertentu. Bisa langsung dimakan atau dengan bentuk yang lain.

4. Buah yang berwarna merah dan oranye, seperti pepaya, mangga dan yang lain. Vitamin C dan betakaroten yang terkandung sangat penting dalam pertumbuhan sel yang baik


Sesungguhnya tidak terbatas pada jenis dan macam buah yang diatas itu. Semakin kita mengkonsumsi aneka buah, insyaAllah kita semakin sehat dan imun kita akan semakin kuat pula. Prinsip pelangi, dengan beraneka buah yang berwarna warni, kesehatan kita akan terjaga dengan baik.


Yang perlu diingat, pencegahan kanker pada anak bersifat holistik. Selain buah, pastikan anak mendapat istirahat cukup, aktivitas fisik, serta lingkungan yang bebas dari polusi bahan kimia. Membatasi atau menghindari makan minum manis yang berlebihan. Serta mohon perlindungan kepada Allah SWT.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Degradasi Moral?

 


Oleh : dr achmad budi karyono 

Hari ini 14 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Moral.


Hari ini menjadi pengingat bahwa moralitas adalah fondasi penting dalam hubungan interpersonal dan bermasyarakat.


Momen yang baik sebagai pembuka hati kita untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya nilai moral dalam bermasyarakat, termasuk etika dan perilaku keseharian. Hubungan interpersonal seharusnya didasari oleh kasih sayang dengan kepedulian yang tulus.


Dalam interaksi hubungan antar manusia, dalam pertemanan dan persahabatan harus mengutamakan etika, kejujuran serta empati. Karena sejak menguatkan peran gadget atau smartphone dalam kehidupan manusia, seakan hubungan sosial masyarakat mengalami degradasi moral.


Momen peringatan Hari Peduli Moral ini menjadi salah satu penggugah dan pengetuk hati nurani kita semua agar selalu menjunjung tinggi nilai moral. Menjadi momen untuk berefleksi mengenai tindakan kita terhadap orang lain dan lingkungan, membantu sesama yang membutuhkan atau yang tertimpa bencana.


Menegaskan kembali komitmen dalam kehidupan sosial seperti kejujuran, tanggung jawab, dan empati terhadap sesama.

Marilah kita membina dan menguatkan karakter dan etika dalam kehidupan sosial atau bermasyarakat.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Radio AI



Oleh : dr achmad budi karyono 

Radio and Artificial Intelligence atau Radio dan Kecerdasan Buatan adalah tema yang dipilih pada Hari Radio Dunia yang diperingati pada 13 Februari 2026.


Dunia saat ini sedang dilanda demam ai. Semua lini kehidupan sedang euforia ai. Apalagi urusan telekomunikasi, yang salah satu nya adalah radio. Walaupun tidak sedikit yang mengatakan bahwa radio sudah mati. Tidak ada lagi siaran radio.


Ternyata radio bisa beradaptasi cukup baik dengan transformasi digital. Dan modifikasi inovatif radio bisa berkembang dengan baik. Podcast merupakan jelmaan dari radio, cukup banyak penggemarnya. Dan podcast menjadi salah satu pilihan media sosial sebagai penyebar informasi.


Radio pun masih cukup banyak penggemarnya, asal mereka konsekuen atau Istiqomah dalam kegiatannya. Contohnya salah satu program siar radio di Surabaya, sampai sekarang masih eksis dalam siarannya. Kemudian ada lagi sebuah radio di Tuban, juga berhasil menggalang pendengarnya menjadi militan radio tersebut.


Radio yang diwarnai polesan ai, tentunya juga sangat cocok dan merupakan keniscayaan di era gen z ini. Radio memang seharusnya mengikuti perkembangan zaman agar selalu dirindukan oleh penggemarnya. Dan selalu menyajikan informasi yang akurat serta terkini dengan analisa yang seimbang.


Pesawat radio tidak harus di beli khusus seperti pada abad 20. Sejak munculnya smartphone, hampir semua peralatan hiburan terintegrasi menjadi satu. Termasuk radio. Bahkan bisa menerima siaran dari seluruh dunia secara real time.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Pers Masyarakat

 


Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat. Itulah tema Hari Pers Nasional pada hari ini 9 Februari 2026.


Pers merupakan pilar keempat demokrasi, setelah eksekutif, legislatif dan yudikatif. Oleh karena itu sangat diperlukan pers yang sehat agar kehidupan berdemokrasi bisa terwujud dengan baik. Tanpa pers yang bebas dan objektif, demokrasi sulit terjaga.


Peran pers yang informatif sebagai mata dan telinga serta tangan masyarakat. Menyampaikan data terkini yang faktual dan akurat, sebagai dasar arah gerakan kebijakan yang dinamis.


Produk pers juga harus berperan edukatif, agar penerima informasi bisa tercerahkan. Semua tulisan serta analisis bisa membangkitkan semangat kecerdasan dan menambah wawasan masyarakat luas.


Peran pokok yang terpenting adalah sebagai kontrol sosial. Tanpa peran ini pers akan timpang. Keseimbangan informasi harus diutamakan, selain transparansi dan akuntabilitas, cepat serta akurat agar tetap selalu terjaga kredibilitasnya.


Namun era transformasi digital saat ini, seakan memaksa perubahan kehidupan manusia di dunia ini. Termasuk juga kehidupan dan wajah pers nasional kita. 


Pers tidak lagi sebatas koran, radio atau televisi saja, dengan waktu terbit dan jam siar tertentu. Dan dunia pers hanya dimiliki orang tertentu pula. Jangkauan publikasi pun penuh keterbatasan.


Saat ini pers berada dimana saja, kapan saja oleh siapa saja. Pers full 24/7. Bisa dilakukan oleh siapapun yang menggenggam smartphone. Bahkan tanpa keterikatan ilmu jurnalistik atau pelatihan yang terkait pers. Sehingga seakan dunia ini sebagai hutan pers yang tidak mudah dikendalikan.


Oleh karena itu, insan pers saat ini lebih mengutamakan sebagai klarifikator di tengah tsunami ribuan berita. Yang baik belum tentu viral, atau sebaliknya. Dan setiap masyarakat tentunya harus lebih bijak dalam mempublish sebuah tulisan atau konten.


Insan pers bukan lagi satu-satunya sumber informasi. Tetapi harus berperan menjadi satu-satunya sumber informasi yang berpegang pada kode etik dan hukum pers.


Trus masyarakat jauh lebih penting. Pers harus menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, bersikap independen, balance dan akurat serta selalu melakukan verifikasi (check and re check).

Selamat Hari Pers Nasional 


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Kecerdasan Emosi



Oleh : BundaSriMin

*Inspirasi Pagi*


Hasil penelitian dari Harvard university mengatakan bahwa kecerdasan emosi berpengaruh terhadap kesuksesan dan kesejahteraan hidup seseorang bila dibandingkan dg kecerdasan intelektual 


Bila kita sering memperhatikan realitas kehidupan, maka benar adanya hasil penelitian di atas, karena buah dari kecerdasan emosi adalah sikap dewasa dan bijaksana, analisis nya sebagai berikut;


Bersikap diam sejenak, setiap kejadian, tidak mudah berkomentar, menanggapi, tapi direnungkan terlebih dahulu, merangkai kata yg tepat agar tepat disampaikan pada momentumnya, karena tidak sembarang orang bisa menerima berbagai komentar, ini merupakan bukti kemampuan menahan diri


Kedewasaan juga ditempa dari kemampuan menahan diri untuk tidak merasa menjadi orang yang paling banyak memberi sumbangsih, menjadikan perasaan biasa saja, saat orang lain melupakan ataupun mengingat kebaikan yg pernah dipersembahkan


Dalam kehidupan apa yg terjadi tidak selamanya sejalan dg keinginan dan ikhtiar nya, kadang mendapatkan hasil tidak sesuai harapan, mensikapi dg lapang dada dan dapat merubah pola pikir menerima tidak menyalahkan orang lain atau keadaan merupakan sikap kedewasaan, bisa mengambil pelajaran dari masing-masing tahapan hikmah terbaiknya


Meminta maaf walaupun merasa tidak bersalah, sebagai proses latihan kerendahan hati, bahwa permohonan maaf itu tidak selamanya diucapkan oleh para bawahan pada atasan, anak pada orang tua, istri pada suami, bisa jadi sebaliknya dan itu adalah contoh nyata kemuliaan 


Kadang seseorang merasa bahwa dunia ini tidak adil, jabatan yg seharusnya pantas diberikan untuk nya mengapa diberikan pada mereka, sehingga merasa didholimi, coba diubah pola pikirnya, dg tidak diberikan jabatan itu padanya maka dia bisa lebih banyak berkarya ditempat  lain, nah pola pikir ini akan membuat diri tidak sakit hati, jadi sehat dan sikap dewasa serta bijaksana merupakan pilihan kita


Sebagai ilustrasi lagi, gaji suami tidak diberikan ke istri karena sdh dihabiskan untuk biaya pendidikan anak-anaknya, tidak perlu berfikir negatif "nanti bila digunakan untuk WIL bgm", siapa tahu diakhir tahun semua tabungan akan diserahkan, kalau tidak ya ditanyakan baik-baik, sambil pakai rayuan maut andalan istri pasti deh semua akan diserahkan, 


Kehidupan ini rumit dan sulit, tidak perlu dipersulit lagi dg pemikiran negatif, mudahkan lah langkah dg meningkatkan kualitas kehidupan kita, pasti kebaikan dan keberkahan akan selalu menemani hari-hari kita dg memiliki kecerdasan emosional yg ditampilkan dlm bentuk kedewasaan dan sikap bijaksana 


Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, aamiin 

Semoga bermanfaat 

Semoga kita selalu sehat 


Surabaya, 7 Februari 2026

SriMinarti10Bjn

Terasa Hidup

 


Oleh : Erha N

"Tolong bantu Ibu masukkan barang-barang yg tidak terpakai taruh ditempat yang masih longgar!", perintah Ibu kepada anaknya. 

Kadang kita melihat di rumah yang pintunya masih bisa dibuka, tetapi ruang tamunya tak lagi benar-benar “hidup”.


Kapan “menyimpan” menjadi gangguan?

Menyimpan barang adalah hal manusiawi. Kolektor merawat koleksinya dengan rapi; seseorang menyimpan surat lama karena sentimental; keluarga menyimpan buku karena nilai edukasi. Dalam batas tertentu, menyimpan adalah cara merawat memori, pengetahuan, dan identitas. 


Secara sederhana, kriteria inti menekankan adanya kesulitan menetap untuk membuang atau berpisah dengan barang—apa pun nilai barang itu di mata orang lain. Kesulitan ini bukan karena lupa atau semata malas, melainkan karena dorongan kuat untuk menyimpan disertai tekanan emosional saat harus membuang.


Akibatnya, barang menumpuk hingga area rumah tersumbat dan tidak bisa dipakai sesuai fungsinya—ruang tamu tak lagi menerima tamu, meja makan tak lagi menjadi tempat makan, dapur tak lagi aman untuk memasak, kamar tidur tak lagi memberi istirahat yang layak. Lebih jauh, penumpukan ini menimbulkan gangguan bermakna diantarnya mengganggu kerja, relasi, kesehatan, atau keamanan hunian. Apa  solusi menyikapi hal tersebut? 


Perubahan besar hampir selalu dimulai dari sesuatu yang kecil: satu laci yang kembali bisa ditutup, satu jalur yang kembali bisa dilalui, satu keputusan yang tidak sempurna tetapi cukup—lalu diulang lagi besok. Bukan sebagai proyek heroik, melainkan sebagai latihan harian untuk merebut kembali ruang hidup. Semoga bermanfaat.


Semoga kita selalu sehat. (Rhn)

Cara Melawan Kanker

 


Oleh : dr achmad budi karyono 

Hari ini 4 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Dunia. Tema World Cancer Day yang terpilih pada tahun 2026 ini adalah ‘United by Unique’ atau ‘Bersatu karena Keunikan’.


Siapapun orangnya, dalam menghadapi diagnosis kanker tentu merupakan perjalanan emosional yang sangat berat. Takut, cemas, marah, lelah dan berbagai perasaan tidak enak campur aduk bersamaan muncul saat itu. Dan seakan dunia tertutup bagi dirinya.


Disinilah pentingnya memberi bekal penguatan psikologi dan spiritual agar para penyandang kanker merasa lebih tegar. Menjaga dan mengelola mental secara terarah dengan memahami tentang penyakitnya. Namun semua itu harus disikapi dengan wajar dan tidak berlebihan.


Beberapa langkah atau strategi untuk membantu menjaga serta penguatan kesehatan mental dan semangat penyandang kanker antara lain :

1. Memberi ruang dan waktu merasakan segala emosi. Tidak menahan atau memaksa diri untuk selalu berpikiran positif (toxic positivity). Bila sedang merasa sedih atau ingin menangis, lakukanlah. Jika menekan emosi justru bisa menambah beban stres. Dengan cara menulis sebuah keluhan dan solusinya.

 2. Lebih fokus pada hal yang bisa dikuasai dan dikendalikan. Kanker bisa atau seringkali membuat seseorang merasa kehilangan kendali atas tubuh dan hidup. Sebagai solusinya, alihkan fokus pada hal-hal kecil yang masih dalam kendali atau keahlian kita. 

 * Memilih makanan sehat sesuai petunjuk serta mempelajari nya.

 * Mematuhi jadwal pengobatan dengan penuh optimis.

 * Melakukan rutinitas pagi yang menyehatkan dan menenangkan (senam ringan, mendengarkan musik atau meditasi).

3. Perkuat silaturahim dan dukungan yang tepat. Penyandang kanker tidak harus berjuang sendirian. Manusia merupakan makhluk sosial, dan setiap dukungan dari dalam dan luar adalah penumbuh semangat atau ‘bahan bakar’ emosional. Komunikasi dengan sesama penyintas (survivors) dalam WAG seringkali lebih melegakan karena mereka benar-benar memahami apa yang dialami. Bisa konsultasi dengan para ahli. Dan sebaiknya berada dilingkungan orang yang memberikan energi positif, bukan yang membuat merasa terbebani.

4. Membuat rencana jangka pendek. Mengalihkan perhatian dari jangka panjang perjalanan penyakit, dengan langkah kecil yang lebih bermakna. Misal menyelesaikan terapi dengan baik, jalan santai sekitar rumah 10 menit, senam seminggu sekali dengan komunitas kanker, dan lainnya.

5. Praktikkan Mindfulness dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Mindfulness adalah cara untuk menjaga kesehatan mental agar lebih fokus pada situasi dan masalah yang sedang dihadapi, menerima dengan sadar, tidak menghakimi, serta mampu mengelola emosi secara terbuka. Salah satu caranya melakukan senam pernafasan dengan rutin.


Potensi untuk kelelahan mental (mental fatigue) merupakan hal nyata dalam pengobatan kanker. Perjalanan dan waktu terapi bisa memicu merasa kehilangan minat pada segala hal atau merasa putus asa. Bila hal ini muncul, sebaiknya segera disampaikan pada tim medis.


Stres kronis dapat mempengaruhi sistem imun, menurunkan. Berdoa yang ikhlas kepada Allah akan bisa menuntun kita pada pilihan dan arah yang lebih baik. Dan akan banyak mendapat harapan bila kita selalu bersyukur.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Terjaganya Hati dan Marwah

 


Oleh : Erha N

Apa yang kita tabur kita tuai, apa yang kita tanam kita yang panen, apa yang kita makan kita merasakan sehat dan sakit. Hal itu sudah biasa kita tahu dan pahami, tapi kita sering lalai lo. Hingga sifat sombong diri tidak terasakan terucap di kegiatan, acara, rutinitas harian kita.


Diantaranya dengan ucapan . . . Hanya aku yg bisa!, Kamu tahu siapa saya?, Hal sepele  ini saja kamu gagal, Emangnya kamu bisa apa? Gak level kalau mau bersaing denganku, Sadar diri saja, Memangnya kamu bisa apa? Jangan sok pintar kalau aslinya nol besar, Aku tidak perlu nasehatmu! 


Allah SWT mencontohkan beberapa kisah orang yang sulit di nasehati dengan cara yang ihsan, diarahkan dengan cara yang ihsan juga. Di zaman beberapa nabi dan rasul dalam Al Qur'an mencontohkan sifat,  serta hukuman dan kesengsaraan mereka atas perbuatannya. Ini jadi pelajaran bagi kita agar waspada dan Audzubillahmindzalik dengan sifat tdk mau dinasehati atau takabur. 

1. Iblis (Setan)

Menolak sujud kepada Adam dengan alasan merasa lebih mulia (diciptakan dari api, sementara Adam dari tanah).

·  Sumber Surat Al-Baqarah (2:34), Al-A'raf (7:12-13).

· Berakibat Diusir dari surga dan dilaknat.

2. Fir’aun

Bentuk Kesombongan: Mengaku diri sebagai tuhan tertinggi dan menindas kaum Bani Israil.

· Sumber Surat Al-A'raf (7:136) dan Al-Ankabut (29:39).

· Berakibat Ditenggelamkan bersama bala tentaranya di Laut Merah.

3. Qarun

Menyombongkan kekayaan yang melimpah, menganggapnya sebagai hasil ilmu dan usahanya sendiri.

· Sumber Surat Al-Qasas (28:76-82) dan Al-Ankabut (29:39).

· Berakibat: Ditenggelamkan bersama istana dan hartanya ke dalam bumi.

4. Pemilik Dua Kebun (dalam Surat Al-Kahfi)

Merasa lebih kaya dan kuat, mengira hartanya kekal, serta meragukan Hari Kiamat.

· Bersumber : Surat Al-Kahfi ayat 32-44.

· Berakibat: Kebunnya dihancurkan hingga musnah sama sekali.

5. Nabi Musa (saat ditegur)

Pernah mengklaim dirinya sebagai orang paling berilmu.

· Bersumber  tafsir kisahnya dengan Nabi Khidir dalam Surat Al-Kahfi.

· Berakibat: Ditegur langsung oleh Allah dan diarahkan untuk belajar kepada Nabi Khidir.


® Peringatan Kerasnya

Al-Qur'an dan hadits menyampaikan ancaman yang sangat serius tentang sifat takabur:

· Rasulullah SAW bersabda: "Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada kesombongan sebesar biji debu." (HR. Muslim).

· Sifat Allah yang Diambil: Dalam hadits qudsi, Allah berfirman: "Kesombongan itu adalah selendang-Ku dan keagungan adalah pakaian-Ku . . Barangsiapa yang mencabutnya dari-Ku salah satu dari keduanya, maka Aku akan melemparkannya ke neraka." (HR. Ibnu Majah).

· Sifat yang Dibenci Allah: "Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri." (QS. Luqman: 18).


Apa yang Dimaksud dengan Sombong?

Berdasarkan hadits, kesombongan (Al-Kibr) adalah "menolak kebenaran dan merendahkan orang lain". Ini berbeda dengan sekadar menikmati keindahan atau berpakaian baik. Sifat ini berlawanan dengan tawadhu (rendah hati), yang merupakan ciri hamba Allah yang dicintai-Nya.


® Pelajaran untuk Kita

Dari kisah-kisah tersebut, kita dapat mengambil pelajaran berharga:

· Semua Nikmat adalah Titipan: Ilmu, harta, dan kekuasaan adalah pemberian Allah. Menganggapnya murni hasil diri sendiri adalah awal kesombongan, seperti yang terjadi pada Qarun dan Nabi Musa (saat ditegur).

· Segala Sesuatu Bisa Hilang: Kekayaan dan kedudukan duniawi bersifat sementara dan bisa lenyap dalam sekejap, seperti yang dialami pemilik dua kebun dan Qarun.

· Kesombongan Menghancurkan: Akhir dari kesombongan adalah kehancuran, baik di dunia (seperti Fir'aun dan Qarun) maupun ancaman di akhirat.

Jalan Keluar adalah Tawadhu dan Syukur: Kunci menghindari sombong adalah dengan selalu rendah hati, mengakui bahwa segala kelebihan berasal dari Allah, dan bersyukur. Semoga bermanfaat


Semoga kita selalu sehat. (Rhn)

Manfaat Sehat Lahan Basah

 


Oleh: dr achmad budi karyono 

Hari ini 2 Februari, warga dunia menetapkan sebagai Hari Lahan Basah Dunia. World Wetlands Day tahun 2026 ini memilih tema ‘Lahan Basah dan Pengetahuan Tradisional : Merayakan Warisan Budaya’.


Menurut Wetlands International, yang dimaksud dengan lahan basah meliputi rawa, mangrove, gambut, tambak, danau dan sungai. Lahan ini menjadi penyeimbang kehidupan dunia. Bahkan bisa disebut berfungsi sebagai ‘ginjal bumi’.


Lahan basah memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem lingkungan. Lahan basah juga memiliki hubungan yang sangat erat dengan kesehatan manusia. Lahan basah secara positif sebagai penyedia sumber daya air bagi manusia dan makhluk hidup lain, dan secara negatif sering kali sebagai sumber risiko penyakit.


Berikut ini korelasi antara lahan basah dengan kesehatan manusia :

Lahan Basah berperan positif bagi kesehatan manusia. Dalam hal ini berfungsi sebagai pelindung alami bagi kesehatan masyarakat :

  * Penyaring Air Alami dari polutan, sedimen, dan logam berat. Sehingga memastikan ketersediaan air bersih yang krusial untuk mencegah penyakit bawaan air (water borne diseases) seperti kolera dan diare.

  * Ketahanan Pangan, sebagai sumber utama ikan dan sebagai lahan pertanian (seperti padi), lahan basah mendukung pemenuhan gizi masyarakat untuk mencegah stunting dan malnutrisi.

  * Kesehatan Mental, dengan ruang terbuka biru destinasi healing atau refreshing akan dapat mengurangi tingkat stres, kecemasan, dan meningkatkan kesejahteraan psikologis manusia.

  * Peredam Bencana, mangrove dan rawa melindungi pemukiman dari banjir dan tsunami, mengurangi resiko cedera fisik dan trauma akibat bencana alam.


Lahan Basah juga bisa menimbulkan resiko kesehatan. Karena lahan basah yang tidak terkelola dengan baik atau yang mengalami kerusakan justru dapat menjadi ancaman kesehatan :

  * Habitat Vektor Penyakit, genangan air merupakan tempat berkembang biak nyamuk pembawa penyakit seperti Malaria, Demam Berdarah (DBD), Filariasis dan yang lain.

 * Zoonosis, yang bisa terjadi karena interaksi erat antara manusia, ternak atau hewan liar di ekosistem lahan basah meningkatkan risiko perpindahan virus dari hewan ke manusia, seperti Flu Burung, Virus Nipah dan yang lain.

  * Pencemaran Lingkungan, jika lahan basah tercemar limbah industri, zat beracun seperti merkuri dapat masuk ke rantai makanan (misalnya melalui ikan) dan menyebabkan keracunan kronis pada manusia.


Dampak Kerusakan Lahan Basah terhadap Kesehatan. Ketika lahan basah dikeringkan atau dialihfungsikan secara sembarangan, muncul masalah kesehatan baru :

  * Kebakaran Lahan Gambut yang sering terjadi akan menghasilkan asap lintas batas yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), iritasi mata, dan penyakit paru.

  * Krisis Air Bersih akan terjadi karena hilangnya fungsi serapan air menyebabkan intrusi air laut atau kekeringan, yang memaksa warga menggunakan air yang tidak layak konsumsi.


Kehidupan kita tidak bisa terpisahkan dengan lahan basah. Oleh karena itu lahan basah sekitar kita harus dikelola dengan baik agar tetap baik dan terpelihara.


Untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari lahan basah dan tanpa resiko penyakit, langkah yang diperlukan adalah :

1. Manajemen Air, memastikan air tetap mengalir atau terkelola agar tidak menjadi sarang nyamuk yang stagnan. Kalaupun tidak mengalir, sebaiknya harus ada ikan.

2. Restorasi Mangrove dan Gambut, menjaga agar lahan tidak kering dan mudah terbakar.

3. Sanitasi Lingkungan, melarang pembuangan limbah domestik dan industri langsung ke ekosistem perairan.


Ternyata begitu pentingnya lahan basah ini. Setiap penduduk bumi akan selalu berinteraksi dalam setiap langkah kehidupan. Lahan basah akan sangat bermanfaat bila kita memelihara dan mengelola dengan baik. Dan akan terjadi sebaiknya, bila memperlakukan dengan semaunya.


Seluruh alam ini ciptaan Allah. Sudah sepatutnya kita manfaatkan dan kita pelihara dengan baik. Dan kebaikan itu sesungguhnya akan kembali pada diri kita.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)