Oleh dr achmad budi karyono
Di Tengah perang di perairan Hormuz, dunia kesehatan dikejutkan oleh penyakit pernafasan semacam covid 19. Ditemukan saat diatas perairan pula, dalam kapal pesiar.
Virus Hanta bukan penyakit baru. Pada umumnya menular melalui tikus yang terinfeksi, dari urin atau debu yang terkontaminasi.
Penyakit ini bisa mengakibatkan terganggunya ginjal (HFRS, Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome) atau menyerang sistem pernapasan (HPS, Hanta Pulmonary Syndrome).
Sejak 2015 hingga saat ini, keduanya menyebar di beberapa negara Eropa, Amerika Selatan dan Asia Timur. Namun tingkat penyebaran termasuk rendah sampai sedang dan tidak perlu pembatasan perjalanan.
Pada 4 Mei di sebuah kapal pesiar ditemukan 2 konfirm tipe HPS, 5 suspek, 3 kematian, 1 kritis dan 3 dengan gejala ringan.
Empat hari kemudian menjadi 5 konfirm dan 3 suspek. Berlanjut dengan 3 meninggal, 2 dirawat dan 3 bergejala ringan.
Virus Hanta HPS belum pernah dilaporkan di negeri ini. Namun yang ada di negeri ini tipe HFRS. Yang dilaporkan 23 kasus dari 9 provinsi.
Pemerintah sudah menyiapkan 198 RS sebagai rujukan kalaupun ada kasus penyakit ini. Sudah siap pula deteksi laboratorium yang terkait. Meningkatkan pengawasan pintu masuk, agar mengurangi resiko penularan. Namun hari ini di media cetak dilaporkan ada WNA masuk dengan rantai yang terhubung dengan kapal pesiar.
Gejala yang harus diwaspadai pada tipe HFRS adalah :
1. Panas tinggi
2. Sakit kepala hebat
3. Nyeri badan dan lemas
4. Ikterus pada mata dan telapak tangan
Gejala yang tampak pada tipe HPS adalah :
1. Panas tinggi
2. Sakit kepala hebat
3. Batuk berat dan sesak nafas
Pencegahan yang perlu dilakukan adalah :
1. Cuci tangan pakai sabun
2. Etika batuk dan bersin
3. Bersihkan dengan lap basah atau di pel
4. Simpan makanan dengan aman
5. Tutup akses tikus
6. Segera periksakan diri bila ada gejala seperti diatas
Semoga kita terhindar dari penyakit tersebut. Berdoa kepada Allah SWT agar kita selalu sehat. Melaksanakan Pola Hidup Sehat agar imunitas tubuh kita selalu terjaga.
Semoga kita selalu sehat. (Abk)
Sumber : KemKes

No comments:
Post a Comment