Oleh : dr achmad budi karyono
Kemarin 2 Januari dunia memilih sebagai Hari Introvert Dunia (World Introvert Day).
Introvert merupakan salah satu kepribadian yang membatasi diri dari interaksi sosial tertentu. Di era digital saat ini, gambaran introvert seakan bisa kita temukan di setiap sudut dunia. Bahkan jumlah mereka diperkirakan di beberapa media kita dan dunia sekitar 30% masyarakat dunia, bahkan lebih berlipat.
Situasi dan ekologi masyarakat di era digital saat ini memang sesuai serta sangat mendukung bagi kehidupan introvert ini. Walau sebenarnya beda tipis antara kepribadian ini dengan kultur kehidupan yang sudah bertransformasi ke dunia digital.
Dunia saat ini seakan memang dipersiapkan untuk kehidupan introvert. Mereka di ruang masing masing, namun bisa berkomunikasi dengan lancar walau sebatas pokok pembicaraan saja.
Begitu juga saat memerlukan kebutuhan tertentu, mereka memanfaatkan aplikasi yang diperlukan, seperti pesan antar makanan, self checkout barang apapun di supermarket atau saat membutuhkan transportasi online. Sehingga meminimalisir atau membatasi interaksi yang tidak diinginkan.
Ketika mereka perlu hiburan pun, sudah tersedia puluhan aplikasi di genggamannya. Tinggal pilih sesuai selera, musik, humor, bioskop, drama tertentu, buku macam apapun sampai kajian yang menyejukkan hati. Semuanya tinggal klik yang tergantung ujung jari ini.
Mereka lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas. Kalaupun mereka harus kopi darat, pembahasan inti saja lah yang didiskusikan. Waktu panjang bukan menjadi tujuan atau keinginan, dan malah akan menguras energi.
Kehidupan saat ini memang sesuai dan mendukung introvert ini. Hail ini ditunjukkan saat dan pasca pandemi. Work from Home seakan menjadi legalisasi dari kehidupan introvert. Pergeseran ekologi ini sekaligus membuka hati masyarakat untuk lebih menerima perbedaan karakter dan kepribadian masyarakat dunia.
Saling mengenal dan menghormati perbedaan sangat penting dan utama, agar kedamaian bisa dirasakan masyarakat dunia. Firman Allah : “ . . . kemudian Kami jadikan kamu berbangsa bangsa dan bersuku suku agar kamu saling mengenal . . . “ QS 49:13.
Semoga kita selalu sehat. (Abk)

No comments:
Post a Comment