Oleh dr achmad budi karyono
Hari ini 16 Oktober diperingati sebagai World Food Day. Pilihan tema Hari Pangan Dunia pada tahun 2026 ini ‘Innovate Today. Nourish Tomorrow’ atau ‘Inovasi Masa Kini, Ketahanan Pangan Nanti’.
Pada awal abad ini, tatanan dunia berubah sangat cepat. Bahkan beberapa golongan masyarakat tertentu kurang bisa mengikuti laju perubahan dan perkembangan dunia. Dunia sudah dikuasai oleh teknologi informasi dengan jaringan yang terintegrasi.
Sebagian besar pelaku produk pangan, kurang bisa mengikuti dunia digital. Namun FAO tetap optimis, memberi semangat untuk mendorong pemanfaatan data, teknologi modern, serta kecerdasan buatan (AI) untuk memperkuat sistem pangan. Oleh karena itu, kita harus mengejar ketertinggalan, yang memadukan teknologi informasi dengan sektor sumber pangan.
Ekonomi global saat ini sedang terguncang, antara lain bergejolaknya geopolitik di timur tengah. Hampir semua kebutuhan pangan dunia terimbas situasi konflik. Sehingga akses bahan pangan kurang baik. FAO berharap dan memastikan setiap orang di seluruh dunia mendapatkan makanan yang aman, bergizi dan terjangkau.
Ha ini tidak bisa hanya dilakukan oleh pelaku produk dan distribusi pangan saja. Semua komponen masyarakat harus berkolaborasi, sesuai peran masing masing. Melibatkan ilmuwan, peneliti, petani, masyarakat adat, hingga generasi muda dalam merumuskan solusi bersama. Tidak mengutamakan ego, apalagi menunjukkan arogansi.
Kebutuhan pangan dunia, bukan hanya sebulan atau satu semester saja. Kita juga harus memikirkan bagaimana prediksi jangka panjang. Dan semuanya harus berkelanjutan, kelestarian ekosistem dan ketahanan sistem pangan lokal maupun global.
Sektor pangan merupakan kebutuhan hidup manusia. Kita juga harus memikirkan efisiensi penggunaan produk pangan. Kita cukupi sesuai kebutuhan. Tidak boros atau berlebihan. Apalagi sampai banyak yang tersisa yang kemudian terbuang.
Kita harus memikirkan, betapa banyak masyarakat dunia yang tidak bisa mencukupi kebutuhan pangan. Bahkan sudah dalam waktu yang lama. Bisa dampak dari geopolitik atau perubahan cuaca ekstrim yang berpengaruh terhadap produksi pangan sebuah negeri.
Di hari pangan dunia ini, kita harus berjuang agar sektor pangan tetap difahami penduduk bumi ini. Lingkungan yang sehat dan seimbang menjadi faktor utama keberhasilan produk pangan. Keberlanjutan tersedianya pangan dunia menjadi tanggung jawab setiap individu warga dunia. Makanlah secukupnya, tidak berlebihan.
Semoga kita selalu sehat. (Abk)

No comments:
Post a Comment