Latest News

Musik Dang Dut

 


Oleh dr achmad budi karyono 

Hari ini 21 Juni diperingati sebagai Hari Musik Dunia atau Fete de la Musique. Kali ini, secara global tidak memiliki satu tema resmi tunggal yang mengikat. Dirayakan secara bebas, spontan dan tanpa biaya untuk promosi musik dalam segala bentuknya. Salah satunya adalah ‘One World, One Rhythm, Countless Melodies’ atau ‘Satu Dunia, Satu Irama, Melodi yang Tak Terhitung’. Kampanye global menekankan peran musik sebagai bahasa universal yang melampaui batas wilayah untuk menyatukan masyarakat dunia di tengah perbedaan.


Musik merupakan bentuk ekspresi artistik serta jiwa yang melibatkan kombinasi suara, ritme, melodi, dan harmoni. Hal ini mencakup penggunaan alat musik, suara vokal, dan elemen lainnya untuk menciptakan pengalaman mendengarkan yang menyenangkan, emosional, dan menggugah.


Musik telah ada sejak zaman kuno dan menjadi bagian integral dari budaya manusia di seluruh dunia. Ini memiliki peran yang beragam dalam kehidupan manusia, termasuk hiburan, ekspresi pribadi, ritual keagamaan, komunikasi, dan identitas budaya.


Bisa kita rasakan, sejak awal milenium ini pakem atau tatanan musik dunia mulai berubah. Kalau sebelumnya seakan memiliki mainstream yang baku, sejak saat itu terjadi kebebasan. Terlebih lagi setelah munculnya Smartphone, dan hampir setiap orang menggenggamnya.


Apalagi di era Ai saat ini. Setiap orang bisa menciptakan musik bak seorang komposer profesional. Berbagai irama tanpa menyusun alunan nada dan berbagai hentakan tanpa memiliki perangkat perkusi. Kolaborasi antara individu dan Ai tercipta komposisi yang kompleks dan sangat sesuai dengan emosional lirik nya. Geramnya kemarahan juga bisa menggoyahkan serta memanaskan hati.


Hari ini Dangdut juga sedang viral. Mesin pencarian Google memasang Doodle Dangdut. Google menulis, Dangdut adalah genre musik populer tradisional asal Indonesia yang lahir dari perpaduan musik Melayu, Hindustani (India Utara), Arab, dan musik rock Barat. Nama ‘Dangdut’ diambil dari onomatope suara ketukan alat musik kendang atau tabla yang berbunyi ‘dang’ dan ‘dut’. Musik ini telah berkembang pesat dari musik rakyat kelas bawah menjadi identitas budaya nasional yang inklusif dan dinamis.


Dangdut memiliki karakteristik utama yang jarang dimiliki irama musik lain,

* Dentuman Kendang: Instrumen perkusi tradisional atau tabla India menjadi nyawa utama ritme lagu.

* Cengkok Vokal: Penyanyi dangdut memiliki teknik meliuk-liuk suara yang khas dan sulit ditiru.

* Lirik Dekat dengan Rakyat: Tema lagu umumnya mengangkat realitas kehidupan sehari-hari, cinta, dan perjuangan sosial.


Itulah komposisi musik dunia saat ini. Dari berbagai irama musik yang sudah memiliki eksistensi terdahulu, berabad yang lalu, sampai genre terbaru yang menyelimuti di hampir setiap venue cafe yang ada.


Salah satu hikmah pada Era Ai ini, siapapun bisa berekspresi Musik hanya dengan gadget di genggaman kita. Dan tidak ada batasan bagi siapapun untuk mengekspresikan jiwanya dalam bermusik lewat genggamannya.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)

No comments:

Post a Comment

Suara Medika Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Roofoo. Powered by Blogger.