Skip to main content

Susu Nutrisi Pertumbuhan Tulang

 


Oleh : dr achmad budi k

Kemarin tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Susu Nusantara, sekaligus sebagai Hari Susu Dunia (World Milk Day). Dan pada tahun 2024 ini memilih tema ‘Let’s Celebrate Nutritious and Sustainable Dairy’ atau 'Mari kita rayakan produk susu yang bergizi dan berkelanjutan'.

Susu merupakan penyempurna makanan sehat, yang terangkai dalam 4 sehat 5 sempurna. Minuman sehat yang bergizi ini, dibutuhkan oleh seluruh manusia dari semua kalangan usia dalam kondisi sehat, apalagi sakit, kecuali yang alergi terhadap unsur kandungan nutrisinya.

Susu banyak dicari oleh siapapun, karena asupan makanan dan minuman yang bergizi tinggi sangat diperlukan untuk memperkuat daya tahan tubuh. Mengingat banyaknya manfaat yang diperoleh melalui susu, maka setiap negara menyediakan susu beserta produk terkait susu.

Susu sangat dibutuhkan oleh bayi, bahkan susu merupakan makanan pokok bagi bayi. Setiap bayi yang baru lahir sampai minimal usia 2 tahun, seharusnya tidak boleh terlepas dari susu. Dan sebaik baik susu yang diberikan adalah susu ibu kandung yang diberikan selama 2 tahun. Hal ini juga sesuai dengan firman Allah SwT dalam QS Al Baqarah 2:233 yang artinya : ‘Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf . . . . .’.

Namun di era instan ini, banyak para ibu muda atau karier hanya menyusui sebatas waktu cuti melahirkan habis. Malah ada yang berpandangan tidak melakukan menyusui karena akan ‘merusak’ bentuk payudara, sehingga sang bayi sama sekali tidak pernah mencicipi susu ibu.

Susu adalah cairan bergizi berwarna putih yang dihasilkan oleh kelenjar susu golongan mamalia, salah satunya manusia. Susu adalah sumber gizi utama bagi bayi sebelum mereka dapat mencerna makanan padat. Susu binatang (biasanya sapi) juga diolah menjadi berbagai produk seperti mentega, yogurt, es krim, keju, susu kental manis, susu bubuk dan lain lainnya untuk konsumsi manusia.

Dewasa ini, susu memiliki banyak fungsi dan manfaat. Untuk umur produktif, susu membantu pertumbuhan mereka. Sementara itu, untuk orang lanjut usia, susu membantu menopang tulang agar menghindari keropos. Susu secara alami mengandung nutrisi penting, bermacam-macam vitamin, protein, kalsium, magnesium, fosfor, dan zinc. 

Pendapat lain menambahkan bahwa susu mengandung mineral dan lemak. Oleh karena itu, begitu banyak fungsi untuk semua tingkat usia, setiap orang dianjurkan minum susu. Sekarang banyak susu yang dikemas dalam bentuk yang unik. Hal ini bertujuan agar orang tertarik untuk membeli dan minum susu. Ada juga susu yang berbentuk fermentasi. Dengan demikian, mestinya susu juga sebagai salah satu nutrisi pelawan stunting, yang juga diperangi oleh pemerintah.

Bahkan susu juga banyak dikemas untuk segmen tertentu, umur tertentu pula, bahkan dengan rasa dan komposisi atau formula khusus, sehingga kita bisa memilih unsur apa yang sangat kita butuhkan, misal yang dominan dengan kalsium, omega 3 dan banyak ragam lainnya. Hal demikian juga ada nilai positifnya, karena tersedia susu sebagai kemasan snek atau ‘makanan ringan’ yang jelas mengandung protein yang diperlukan untuk masa pertumbuhan dari pada snek yang tidak jelas unsur gizinya. Begitu juga banyak makanan ringan yang mengandung unsur susu sehingga kebutuhan protein cukup bisa terpenuhi.

Peringatan Hari Susu Nusantara ini memberi semangat pada kita semua agar lebih memperhatikan kebutuhan susu, untuk semua usia dengan formula sesuai usia pula. Terutama pada anak balita dan masa pertumbuhan agar ‘tercetak’ sumber daya manusia yang sehat sesuai harapan bangsa dan negara tercinta ini.

Semoga kita selalu sehat. (Abk)

Info wisata dan cafe bergizi serta berbagi pengalaman teknomu agar bisa sehat dan bahagia

Comments

© 2020 Suara Medika