Latest News

Senang



Oleh : BundaSriMin

*Inspirasi Pagi*


Seorang ulama besar ditanya dalam sebuah wawancara; apa hobinya Gus? Jawab beliau, hobi nya adalah senang, gembira dan bahagia. Tiga istilah menurut KBBI memiliki definisi yg hampir sama yaitu, perasaan gembira, suka, puas, lega, atau bahagia, serta dalam keadaan baik (tidak susah/sakit). 


Perasaan senang, gembira dan bahagia lebih banyak ditentukan oleh diri sendiri, yaitu dimulai dari memberikan makna pada peristiwa yang dialami, misalkan seorang dosen pergi ke kampus naik kendaraan umum, butuh waktu agak lama menunggu, dalam proses menunggu misalkan sambil membaca atau menulis pasti tidak akan merasakan kejenuhan, tapi beda bila waktu itu hanya untuk menunggu dan tidak diisi dg kegiatan yg bermanfaat, maka akan muncul pikiran negatif atau emosi yg tak terkendali 


Seorang istri menunggu suami pulang dari tempat kerja, banyak waktu luang yg dimiliki, karena sdh ada PRT yg menyelesaikan tugas di rumah, mulai dari bersih-bersih hingga menyiapkan makanan, bila kesempatan yg dimiliki tdk digunakan untuk aktivitas kebaikan maka yg muncul adalah kecurigaan dan kejenuhan stres, sebaliknya memanfaatkan waktu akan menjadikan hiburan sekaligus kebahagiaan 


Dalam menumbuhkan rasa senang antara satu orang dg orang lain berbeda beda, ada yang dg membaca, menulis, mengaji, mengkaji, nonton film/musik, saweran, menyanyi, "guyon" dg anak cucu atau pasangan, masing-masing ingin menumbuhkan kebahagiaan.


Ada yg mencari hiburan dg berlama lama di tempat kerja karena bisa guyonan dg teman² nya untuk menghindari omelan pasangan, atau menghindar sejenak dari memikirkan beban hutang atau kebutuhan


The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5)

​Diterbitkan oleh American Psychiatric Association (APA), menyatakan bahwa pemikiran yg berlebih bisa menyebabkan stres, sakit mag, jantung berdebar, gangguan pencernaan, hipertensi dsb,  dari hasil riset di atas kebahagiaan merupakan keniscayaan yang harus kita upayakan, agar kesehatan terjaga 


Dalam menjalankan kehidupan ini memang tidak mudah, perlu memaksimalkan potensi agar menghasilkan prestasi sebagai bekal kehidupan di dunia agar tetap survive dan masuk syurga di kehidupan setelahnya, dlm proses nya  dibarengi dg rasa bahagia karena itu akan melahirkan jiwa syukur


Pesan guru; lakukanlah terbaik apa yg kamu hadapi saat ini, sebagai dosen,  guru, istri, suami, anak, ibu, orang tua, pasti hasilnya terbaik pula 


Perasaan bahagia manusia yg menentukan, mulailah berpikir positif, memberikan  makna dan melihat pada setiap peristiwa dari berbagai sudut pandang, maka akan menumbuhkan jiwa yang lapang, dan jangan pernah lupa selalu berdoa pada Sang pencipta agar kita memiliki jiwa yg tenang penuh dg keberkahan.


Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, aamiin 

Semoga bermanfaat 

Semoga kita selalu sehat 


Purwosari, 21 Februari 2026

SriMinarti10Bjn

No comments:

Post a Comment

Suara Medika Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Roofoo. Powered by Blogger.