Latest News

Stroke Dikenali dan Dicegah

 


Oleh : dr achmad budi karyono 

Saat ini salah satu penyakit yang cukup banyak ditemui di masyarakat adalah stroke. Namun banyak pula masyarakat yang kurang peduli bagaimana agar bisa terhindar dari penyakit ini.


Stroke merupakan serangan otak seseorang yang mendadak dan sangat cepat, yang berakibat tidak berfungsinya organ tubuh tertentu, dengan tanda utama yang antara lain :

1. Rasa bebal atau mati mendadak atau kehilangan rasa dan lemas pada muka, tangan atau kaki terutama pada satu bagian tubuh saja.

2. Rasa bingung yang mendadak, sulit bicara atau sulit mengerti.

3. Satu mata atau kedua mata mendadak kabur.

4. Mendadak sukar berjalan, terhuyung dan kehilangan keseimbangan.

5. Mendadak merasa pusing dan sakit kepala tanpa diketahui sebabnya.

Selain itu muncul tanda-tanda gejala lainnya missal rasa mual, panas dan sering muntah-muntah, rasa pingsan mendadak atau merasa hilang kesadaran secara mendadak.


Serangan pembuluh darah di daerah otak yang menyebabkan stroke ini, dapat dibedakan menjadi 2 jenis :

1. Stroke Hemoragik (Perdarahan), disebabkan karena pecahnya pembuluh darah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya.

2. Stroke Iskemik (sumbatan), bagian tertentu otak tidak dapat menerima Aliran darah. Suplai darah ke otak terganggu karena aterosklerosis atau bekuan darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah sehingga aliran darah tidak lancar atau terhenti.


Hal diatas itulah yang yang harus kita kenali dan fahami, agar kita bisa mengambil sikap dengan segera. Stroke dapat menyerang siapa saja laki-laki, perempuan, usia lanjut, usia muda tanpa memandang status social ekonomi.


Setiap orang bisa terserang stroke. Namun beberapa faktor dibawah ini, akan lebih mudah dan memperberat resiko terjadinya stroke :

1. Faktor Yang Tidak Dapat Diubah atau Tetap

>Usia, usia lanjut lebih mudah terserang

>Jenis Kelamin, perempuan mempunyai faktor resiko lebih besar

>Ras, suku atau bangsa tertentu lebih beresiko

>Riwayat Keluarga, keluarga yang terserang stroke harus lebih waspada 

>Riwayat Stroke Sebelumnya, serangan selanjutnya lebih parah


2. Faktor Yang Dapat Diubah atau diantisipasi dan dicegah 

>Hipertensi, bisa dirubah dengan berobat rutin

>Diabetes Melitus, kontrol dan berobat berkelanjutan 

>Dislipidemia, mencegah makanan tertentu dan makan gizi sehat 

>Merokok, stop

>Obesitas, berusaha untuk menurunkan berat badan 


Beberapa faktor diatas, yang tergolong dalam faktor tetap, tidak bisa kita hindari, karena memang kodrat kita. Namun faktor resiko yang dapat diubah, merupakan pilihan kita agar menjadi sehat atau sebaliknya.


Beberapa hal di bawah ini merupakan langkah atau cara sederhana dan mudah dilakukan bagaimana cara mencegahnya :

1. Menjaga pola hidup dengan membatasi makan-makanan yang berlemak dan rendah garam

2. Melakukan pemeriksaan tensi darah secara rutin

3. Mengurangi atau berhenti merokok

4. Tidak minum-minuman beralkohol (menghindari konsumsi alcohol)

5. Olahraga yang teratur (melakukan aktifitas fisik secara teratur missal olahraga)

6. Mengurangi berat badan apabila sudah berlebih (memantau berat badan atau menghindari obesitas)

7. Mengendalikan Hipertensi, Diabetes Melitus dan penyakit Jantung


Menganjurkan konsumsi gizi yang seimbang seperti lebih mengutamakan makan sayuran, buah-buahan, ikan segar terutama ikan salem, dan tuna, hindari makanan junk food dan beralih pada makanan tradisional serta dianjurkan berolah raga secara teratur.


Peran keluarga sangat penting, baik pada tingkat pencegahan atau pun pada fase terapi. Motivasi dan dukungan semangat sangat dibutuhkan dan sangat membantu proses pemulihan secara fisik.


Dengan melakukan pola hidup sehat dan selalu berdoa, insyaAllah kita akan terhindar dari stroke.


Semoga kita selalu sehat. (Abk)


No comments:

Post a Comment

Suara Medika Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Roofoo. Powered by Blogger.