Oleh : BundaSriMin *)
*Inspirasi hikmah*
Seorang laki-laki yg sudah berusia separuh baya memiliki kisah kehidupan yg bisa diambil pelajaran, saat ini tinggal berpindah pindah untuk sekedar numpang tidur, karena anak nya tidak berani memberikan tumpangan tidur pada Bapak nya, dg alasan sang ibuk akan pergi dari rumah anak untuk hidup sendiri, bila menerima bapak nya tinggal bersama.
Kisah kehidupan ini miris seperti nya, tapi juga tidak serta merta menyalahkan anak dan ibuk nya yg tidak bisa menerima kehadiran Bapak atau mantan suami nya.
Berdasarkan sumber yg dapat dipercaya, sewaktu istri hamil sang Bapak pergi meninggalkan rumah bersama perempuan lain, sehingga sang ibu berjuang sendirian melahirkan dan merawat anak hingga dewasa dan berkeluarga, mungkin rasa sakit jiwa raga sang ibuk masih menghujam kuat di lubuk hati terdalam, atau sang bapak lagi menuai buah yg ditanam selagi muda perkasa dan jaya.
Berdasarkan informasi dari tetangganya, Wil yg dicintai mengusir nya di saat tenaga tdk berdaya untuk berkarya, dan sang anak yg dulu ditinggalkan saat dalam kandungan sering mengirim makanan untuk sang Bapak, berarti masih ada sayang dan penghormatan pada orang tuanya
Kisah nyata ini memuat banyak pelajaran bermakna, artinya selagi kuat sehat tetap menebar kebaikan, tumbuhkan kerendahan hati dan kemuliaan budi, sesungguhnya apa yg hari ini kita tuai sebagai hasil dari perbuatan kita di masa lalu
Meratapi masa lalu tidaklah penting, tetapi mengambil pelajaran sebagai suatu keniscayaan untuk introspeksi diri, menatap masa depan dengan penuh harapan pada Sang illahi Robbi penentu kehidupan
Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, aamiin
Semoga bermanfaat
Semoga kita selalu sehat
Purwosari, 11 Januari 2026
SriMinarti10Bjn
*) Prof Sri Minarti, Guru Besar di Bojonegoro

No comments:
Post a Comment